Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Puluhan personel TNI dan Polri dikerahkan melakukan pemadaman.
merdeka.com berkesempatan melihat langsung proses pemadaman. Tim berangkat pukul 07.30 Wib. Waktu tempuh lebih kurang 1 jam 30 menit dari Kota Pekanbaru hingga sampai ke lokasi. Setibanya, semua rombongan harus berjalan kaki 2 kilometer dari poros RAPP ke dalam hutan semak belukar yang terbakar.
Sampailah pada titik hutan yang terbakar. Tampak prajurit TNI dan Polri berjibaku melakukan pemadaman sejak pagi. Upaya pemadaman di satu titik itu sudah mereka lakukan sejak dua hari lalu.
"Di titik ini kita ada 38 personel dari batalyon Arhanudse 13 Pekanbaru. Di lokasi lain ada juga. Kalau jumlah total yang berangkat dari Pekanbaru ada 150 personel," ujar seorang prajurit TNI, Praka Dadang kepada merdeka.com di lokasi, Jumat (2/8).
Dadang mengakui keterbatasan alat pemadaman dan sumber air jauh menjadi kendala utama saat proses pemadaman. Meskipun, pihaknya juga dibantu alat berat bantuan perusahaan sebagai penyekatan agar api tidak menjalar ke lokasi yang belum terbakar.
"Alat berat juga untuk menggali, tapi gak jumpa air, juga untuk isolasi. Karena musim kemarau begini, meski sudah menggali, air gak ditemukan jadi kita cari sumber air dari jauh," kata Dadang.
Di tengah panas terik, semua petugas terus bergotong royong agar titik api segera padam. Saat selang dipakai rekan, petugas lain tak diam. Mereka coba menjinakkan api dengan ranting pohon.
Upaya pemadaman juga terpantau di udara. Satu unit helikopter dengan tulisan BNPB, mondar mandir melakukan water bombing atau bom air ke titik api. Disusul kepulan asap dari titik yang tersiram air.
Pagi ini, kesibukan petugas sedikit bertambah. Satu alat berat yang bersiaga di lokasi dalam keadaan terperosok. Sebagian dari petugas menggunakan alat berat lainnya membantu menarik tapi butuh usaha ekstra.
Hingga siang ini, tim pemadaman api baik di darat maupun udara masih berusaha melakukan pemadaman di lokasi. Teriknya matahari tak menyurutkan semangat mereka.
Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, menyebutkan, upaya pemadaman akan terus dilakukan sampai api dipastikan padam total. Kemudian dilakukan pendinginan dan dijaga personel agar tidak menjalar ke lokasi lain.
"Dari polres dan polsek kita kerahkan melakukan pemadaman. Mudah-mudahan segera padam, kita terus berusaha dan berdoa," ucap Kaswandi.
Advertisement