Mendagri Minta Pemda Percepat Realisasi Belanja Daerah untuk Dongkrak Perekonomian

Seperti arahan Presiden Joko Widodo, Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 tumbuh 7 persen. Menurut Tito, target ini dapat terealisasi jika pemerintah pusat dan daerah bekerja sama untuk melakukan belanja-belanja produktif, tepat sasaran, yang dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Mendagri Minta Pemda Percepat Realisasi Belanja Daerah untuk Dongkrak Perekonomian
Mendagri Tito Karnavian. ©2020 Merdeka.com

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah (Pemda) dan pemerintah pusat mempercepat realisasi anggaran belanjanya. Harapannya, dapat mendorong laju ekonomi Tanah Air pada kuartal II-2021.

"Kita harapkan belanja pemerintah pusat atau daerah secara agregat, atau secara akumulatif, total, terutama di kuartal kedua ini dapat dipercepat realisasinya dalam rangka untuk memulihkan ekonomi kita," ujar Tito dalam keterangan tulis, Jumat (28/5).

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 tumbuh 7 persen. Menurut Tito, target ini dapat terealisasi jika pemerintah pusat dan daerah bekerja sama untuk melakukan belanja-belanja produktif, tepat sasaran, yang dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Kita harapkan bisa meningkat, bahkan bisa terdongkrak di atas 7 persen, ini memerlukan kebersamaan realisasi belanja pemerintah pusat maupun daerah," tuturnya.

Kendati begitu Tito mengingatkan bahwa untuk mencapai angka yang diperkirakan, maka harus diiringi dengan pengendalian kasus Covid-19. Empat indikator pengendalian Covid-19 seperti angka positivity rate, angka kematian, angka kesembuhan, dan keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR), harus dimonitor dengan baik.

Tak hanya itu, Mendagri juga terus mendorong agar pemerintah daerah mempercepat eksekusi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang menjadi bagian dari program nasional untuk mengendalikan pandemi.

"Kita harapkan (vaksinasi) untuk lansia segera selesai sehingga bisa dilanjutkan (ke) sektor-sektor lainnya, terutama yang rentan untuk penularan, seperti sektor transportasi, pasar ya, kemudian juga hotel, restoran, dan lain-lain," bebernya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi