Mantan legislator Barru percaya NH-Aziz mampu tingkatkan kesejahteraan petani

Mantan Anggota DPRD Barru, Hj Sitti Nur Intan, memuji sederet program pro-kampung dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakar (NH-Aziz). Utamanya program unggulan di sektor pertanian yang sangat menunjukkan keberpihakan pada petani.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mantan legislator Barru percaya NH-Aziz mampu tingkatkan kesejahteraan petani
Hj Sitti Nur Intan, mantan legislator Barru. ©2018 Merdeka.com

Mantan Anggota DPRD Barru, Hj Sitti Nur Intan, memuji sederet program pro-kampung dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakar (NH-Aziz). Utamanya program unggulan di sektor pertanian yang sangat menunjukkan keberpihakan pada petani.

Nur Intan yang pernah tiga kali duduk sebagai legislator Barru mempercayai hanya NH-Aziz yang mampu mengangkat taraf hidup petani. Pasalnya, pasangan ini merancang skema peningkatan produktivitas, mulai hulu hingga hilir. Muaranya, peningkatan kesejahteraan petani sekaligus akselerasi ekonomi.

"Kebanyakan warga di sini bekerja sebagai petani. Harapan kita, NH-Aziz dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. Kita yakin hanya NH-Aziz yang paling mampu, itu terlihat dari programnya yang sangat pro-rakyat," ucap Nur Intan, saat kampanye terbatas di Kelurahan Lompo Riaja, Kabupaten Barru, Rabu (21/3).

Ia menjelaskan sedikitnya ada dua permasalahan utama di sektor pertanian di daerahnya. Pertama, kerap kali petani mengeluhkan kelangkaan pupuk. Masalah ini rutin terjadi dan bisa berimplikasi pada produktivitas. Kedua, infrastruktur pertanian daerahnya terbatas, dimana petani masih mengandalkan tadah hujan.

"Paling tidak ada dua masalah dan itu terjawab dalam program NH-Aziz. Semoga bisa direalisasikan agar petani tidak lagi mengalami kelangkaan pupuk dan sebatas mengandalkan tadah hujan," harap Nur Intan.

Selain dua permasalahan itu, Nur Intan menyampaikan petani daerahnya berharap agar NH-Aziz kelak membangun industri yang berkaitan sektor pertanian. Selama ini, petani menjual murah hasil tani lantaran memang belum diolah. Tak adanya nilai tambah dari hasil tani itu berpengaruh pada penghasilan petani.

Merespons itu, Nurdin menegaskan sektor pertanian menjadi salah satu prioritasnya. Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia ini menjanjikan peningkatan kesejahteraan petani melalui berbagai program. Salah satunya yakni memberikan bantuan pupuk. Dipastikannya pula tidak akan ada kelangkaan pupuk lantaran pihaknya sudah merancang sistem khusus.

Nurdin melanjutkan pihaknya juga berkomitmen membenahi infrastruktur pertanian. Petani, kata dia, tidak boleh lagi sebatas mengandalkan tadah hujan. Malah, mestinya sekarang sudah menerapkan teknologi untuk melipatgandakan produktivitas.

Rekomendasi