Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menegaskan agar setiap kepala desa dapat sebaik mungkin menggunakan Dana Desa dari pemerintah pusat untuk pembangunan segala aspek guna kesejahteraan masyarakat di setiap desa. Walaupun menyampaikan hal itu dengan tegas, Luhut menyisipkan guyonan ihwal dana desa. Dia berharap agar kepala daerah pria tidak menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi, misalnya untuk menikah lagi. "Dapat dana desa jangan pula kau nanti tambah istri jadi empat," canda Luhut di hadapan Pejabat Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala Desa se-Provinsi Riau di Hotel Labersa, Riau, Rabu (2/3). Luhut menjelaskan selain untuk kesejahteraan desa, Dana Desa juga memiliki andil dalam pertumbuhan ekonomi di tanah air.
"Dana desa berpengaruh 0,5 persen untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Luhut. Khusus untuk Provinsi Riau, Luhut menjelaskan pemerintah telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 999.278.616.000 yang akan dibagikan ke 1.592 desa di Provinsi Riau. Dia meminta kepada Kepala Desa yang hadir untuk mencatat jumlah tersebut. Apabila, ada yang mengurangi dana tersebut, Luhut meminta agar setiap kepala daerah untuk tidak segan melaporkannya. "Bapak dan Ibu perhatikan angkanya ya. Lihat betul-betul. Jika ada yang menipu kasih tahu saya," kata Luhut yang disambut tepuk tangan riuh dari sejumlah kepala desa di Riau yang hadir. Selain itu, mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menjelaskan pemerintah terus berupaya menaikkan alokasi dana desa sampai pada tahun 2018. Yang nantinya, setiap desa akan mendapatkan dana desa hampir Rp 2 miliar.