Setelah sebulan diculik dan disekap di Indonesia, polisi akhirnya menemukan Warga Negara (WN) Malaysia Ling Ling di Batam, Minggu (19/3). Kuat dugaan, penculikan ini bermotif ekonomi.Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan para pelaku penculikan meminta tebusan kepada keluarga Ling Ling sebesar Rp 50 miliar."Dugaan motif ekonomi. Sindikat meminta sekitar Rp 50 miliar," kata Boy di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/3).Bukan tanpa alasan para penculik meminta keluarga menyediakan uang sebesar Rp 50 miliar, sebab Ling Ling adalah istri dari seorang pengusaha kaya di Johor, Malaysia.Boy juga menyebut jika suami Ling Ling tercatat sebagai pengusaha yang memiliki berbagai bidang usaha di Johor. Namun, mantan Kapolda Banten ini membantah jika penculikan ini bermotif dendam dari persaingan bisnis."Waklan ini masih DPO. Dialah otak pelaku yang juga merekrut enam WNI. Keenamnya kemudian menyekap korban di Tamiyang, Batam," ucap Boy.Jenderal bintang dua itu menjelaskan sampai saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap lima pelaku penyekapan. Sementara, Ling Ling telah dikembalikan ke pihak Malaysia."Sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan. Kemudian kepada korban suadari Ling Ling diketahui di lokasi dan dilakukan evakuasi dan sudah dikembalikan ke Malaysia," pungkas Boy.Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia akhirnya menemukan Warga negara (WN) Malaysia, Ling Ling yang diculik di Johor pada Selasa (21/2) silam. Selain menemukan korban, menangkap lima pelaku penyekapan.Kelima pelaku yang ditangkap di antaranya, P, S, A, D, dan H, mereka merupakan WNI yang diperintahkan oleh otak pelaku penculikan yang merupakan WN Malaysia. Sampai saat ini, polisi masih memburu Waklan yang berstatus buron.
Ling Ling istri pengusaha kaya di Johor, penculik minta Rp 50 M
Ling Ling istri pengusaha kaya di Johor, penculik minta Rp 50 M. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap lima pelaku penyekapan. Sementara, Ling Ling telah dikembalikan ke pihak Malaysia.
Rekomendasi