Letkol Dono Kuspriyanto Tak Melawan Saat Ditembak Pelaku di Jatinegara
Merdeka.com - Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi memastikan tidak ada upaya perlawanan oleh Letkol Dono Kuspriyanto, korban penembakan di Jatinegara, Jakarta Timur. Letusan senjata hanya dari milik pelaku yang merupakan anggota POM Angkatan Udara, Serda JR.
Persitiwa penembakan berlangsung cepat. Serda JR mengejar sampai memberhentikan mobil korban dengan sepeda motor yang dikendarainya. Beberapa kali timah panas dilepas hingga mengenai bagian perut dan pelipis rekan POM Angkatan Darat itu.
"Korban tidak menggunakan pistol, korban langsung meninggal di tempat. Tidak ada bukti perlawanan," jelas Kristomei di Markas Kodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (26/12).
Hasil penyelidikan sementara, keterangan saksi menyebut hanya ada penembakan. Tidak ada cekcok antara pelaku dan korban Letkol Dono.
"Dari saksi yang kita dapat penembakan saja. Tidak menutup kemungkinan (berhenti untuk cekcok) kalau ada bukti lain, saat ini kami, karena waktu begitu cepat, kita baru bisa kumpulkan bukti saksi tadi menyatakan demikian, penembakan saja. Lainnya belum dapat info," jelas Kristomei.
Adapun jumlah slongsong yang ditemukan di lokasi ada sekitar sembilan. Saksi mengaku mendengar empat bunyi letusan.
"Yang empat itu ketemunya di lubang dari kendaraan, kita ambil dari lubang itu ada empat. Tapi slongsongnya kita temukan ada 9, berarti kan logikanya dia nembak 9 kali. Nah ya sudah sementara ini sedang penyelidikan," kata Kristomei.
Selain soal tembakan, pihak TNI menyidik pelaku yang diketahui tengah dalam keadaan mabuk. Kristomei mengaku pihaknya masih mendalami hal tersebut.
"Apakah mabuk atau obat kan kita bekerjasama dengan Polda Metro Jaya, akan kita cek, minuman keras, kalau dia pake obat pakenya apa, kita serahkan tunggu hasilnya," kata dia.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya