Lebaran duluan, jemaah Naqsabandiyah dinilai lihat fenomena alam
Merdeka.com - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin angkat bicara soal jemaah Naqsabandiyah yang menetapkan 1 syawal atau Lebaran idul fitri pada Selasa (5/7). Menurutnya, mereka menggunakan fenomena alam. Mereka tidak menggunakan alat bantu theodolit untuk melihat hilal.
"Mereka menggunakan metode fenomena alam masih gunakan kira-kira. Kalau kita kan cermat," kata Machasin di Kemenag, Jakarta, Senin (4/7).
Sedangkan jemaah an-nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, kata dia, menggunakan metode lubang laut. Padahal iklim global telah mempengaruhi cuaca dan bergeser.
"Ya di kalangan ulama Sulawesi di goa An-Nadzir gunakan lumbang laut, iklim global mempengaruhi itu semua," kata dia.
Sebelumnya, jemaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliah di Sumatera Utara (Sumut) mulai takbiran, Senin (4/7). Berdasarkan hisab yang dilakukan tarekat ini, 1 Syawal 1437 H jatuh pada Selasa (5/7) besok.
"Ya besok kita Lebaran, nanti malam kita akan takbiran yang akan digelar ba'da Isya," kata Syekh Muda Nur Zikri, ulama Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliah, Senin (4/7)
Takbiran malam nanti dan salat Id digelar di masing-masing majelis tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah di seluruh Indonesia. Salah satu lokasinya ada di Pondok Pesantren Darus Syafa Li Ahli Taqwa Thariqot Naqsyabandiah Alkholidiah Jalaliah di Pasar 4 Simpang Kongsi Gang Leman Harahap, Mariendal, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Di pesantren ini, salat Idul Fitri akan digelar pukul 07.00 WIB besok. Syekh Muda Nur Zikri akan bertindak sebagai imam. Sementara khatib dipercayakan pada Syekh Muda Anwar Syazali.
Sebelumnya, jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliah juga memulai Ramadan sehari lebih awal dibanding ketetapan pemerintah. Mereka mulai berpuasa wajib pada Jumat (5/6). Penetapan 1 Syawal dan 1 Ramadan ini dinyatakan menggunakan hisab qamariyah.
Awal Syawal yang ditetapkan tarekat Naqsabandiyah Kholidiyah diperkirakan lebih cepat dari ketetapan pemerintah. Sidang isbat penetapan awal Syawal baru akan digelar Kementerian Agama pada (4/6) sore ini.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya