Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Letkol Muhammad Arifin buka suara perihal viralnya penampakan Wisma Atlet yang lampunya menyala semuanya pada malam hari. Dalam foto yang viral itu disebutkan kalau Wisma Atlet telah penuh pasien yang terpapar Virus Corona atau Covid-19.
"Ya sekarang saya datang ke sini aja lampu sudah hidup semua. Kalau di fotonya pas di zaman kita datang berdiri ini anggapan kalau hidup ada pasiennya ya seperti itu. Ya mungkin namanya media sosial ya bagaimana mereka mengemasnya menulisnya, tetapi tidak tahu di sini itu seperti apa kondisinya," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (11/9).
Menurut Muhammad, pihaknya sengaja menghidupkan semua lampu dari Tower 1 hingga Tower 7. Alasannya, apabila ada yang tidak menyala langsung diganti atau diperbaiki.
Advertisement
Selain itu, lanjutnya, hal itu guna menghilangkan rasa seram atau horor atas pasien yang terkena virus asal Wuhan, China ini. Sebab, ia ingin Wisma Atlet dapat dirasakan seperti apartemen biasanya.
"Kemudian kehidupan suasananya kan biar terang di sini, jadi tidak horor jadi fine-fine saja jadi terasanya seperti apartemen kan. Memang kan apartemen ini. Jadi lampunya hidup semua memang hidup semua," katanya.
"Tetapi yang terisi sesungguhnya adalah Tower 6 dan Tower 7 itu pun belum penuh, jadi anggapan masyarakat mungkin kemarin karena administrasi agak sedikit ini karena kita mesti ke puskesmas rujukan dulu gitu," pungkasnya.
Sebelumnya, foto penampakan sebuah gedung yang disebut-sebut Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat beredar di media sosial Twitter. Dalam foto tersebut terlihat sejumlah gedung dengan hampir semua ruangan diterangi nyala lampu.
"Hotel full booked/apartment full tenants?
Bukan, ini RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran yang lampu kamarnya menyala karena terisi semua."