Lahan Irjen Djoko mau dijadikan kebun binatang dan pacuan kuda
Merdeka.com - Bukit Desa Kumpay, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat seolah menjadi 'kerajaan' milik Inspektur Jenderal Djoko Susilo. Bagaimana tidak, lahan yang ada menempati hampir empat perbatasan desa dan dua perbatasan kecamatan. Jumlahnya hampir 50 hektare.
Informasi yang dihimpun merdeka.com dari warga, wacana untuk dijadikan kebun binatang sudah bergulir sejak dua tahun lalu. Saat itu sejumlah binatang seperti rusa, kuda dan binatang lainnya sempat didatangkan.
"Rusa dulu ada sekitar 10, terus sapi, kambing juga diliarkan di situ," kata Suhendi (30) warga sekitar, di lokasi, kepada merdeka.com, Rabu (20/3).
Namun menurutnya hingga kini wacana itu belum bergulir. Binatang yang ada pun saat ini tinggal tersisa empat rusa. Binatang itu berada di lingkaran pagar sekitar 20 X 19 meter.
Pantauan merdeka.com di lokasi, memang lahan milik sang Jenderal itu memiliki beberapa kandang kuda, dan tempat hewan yang dapat dilihat langsung pengunjung layaknya kebun binatang.
Ada 5 kandang kuda yang kini kosong melompong. Ditambah fasilitas pacuan kuda yang melingkar tepat di depan kandang. Ada juga taman bunga yang ditutup kawat. Tempat hewan tersebut lokasinya saling berdekatan.
Jalan lagi sekitar 500 meter ditemukan sebuah pemancingan, karena luasnya mirip danau buatan. Dilengkapi vila yang menghadap langsung ke pemancingan. Warga menyebut bahwa sang pemilik sering tidur di situ. "Mereka datang, pakai mobil mewah," ungkap Suhendi.
Kini semua aset Djoko Susilo telah disita KPK karena ditetapkan tersangka tindak pencucian uang dari hasil pengembangan kasus korupsi pengadaan simulator SIM. Diduga hasil korupsi ini disamarkan dalam bentuk berbagai aset. KPK telah mengamankan aset Djoko senilai puluhan miliar yang terdiri dari lahan, SPBU, bus, dan aset lainnya.
(mdk/tts)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya