Kronologi pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMK di Sleman

Reporter : Parwito | Sabtu, 20 April 2013 00:02

Kronologi pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMK di Sleman
ilustrasi. ©2012 Merdeka.com/imam Buhori

Merdeka.com - Tragis benar nasib Priya Puspita Restanti (16 tahun). Warga Medelan, Ngemplak, Sleman, itu mesti meregang nyawa lantaran dibakar usai digauli oleh beberapa pria.

Menurut Kapolres Sleman, AKBP Hery Sutrisman, pada Selasa (9/4), awalnya korban Puspita diajak oleh tersangka Bg ke sebuah rumah kosong di Dusun Kringinan, Selomartani, Kalasan, Sleman.

Setibanya di lokasi, ternyata di tempat itu sudah menunggu tersangka Yonas dan Bg. Keduanya pun sudah mempersiapkan miras jenis ciu. Setelah korban sampai, Yonas lantas memanggil tersangka lainnya, yakni Adr. Mereka lalu berpesta miras.

Mahasiswa India bikin pakaian dalam anti pemerkosaan
5 Kasus dosen cabuli anak didiknya

"Korban Puspita dibawa ke rumah kosong milik Yonas. Mereka lalu bersama-sama menenggak miras," kata Hery di Mapolres Sleman, Jumat (19/4).

Hery melanjutkan, awalnya korban Puspita menolak meminum minuman keras ditawarkan oleh para tersangka. Tetapi, lantaran terus dipaksa, Puspita akhirnya luluh dan ikut meminum miras itu sampai tak sadarkan diri. Tahu Puspita sudah mabuk berat, para tersangka lantas memperkosa Puspita bergiliran. Entah apa yang terlintas di pikiran para tersangka, mereka gelap mata dan memilih membunuh Puspita setelah puas melampiaskan nafsunya.

"Yang memukul kepala korban itu Adr, kami masih mencarinya," ujar Hery.

Kemudian, lanjut Hery, setelah membunuh Puspita, para tersangka meninggalkan begitu saja jasad siswi SMK YPPK Maguwoharjo, Depok, Sleman, itu dan cuma ditutup menggunakan jerami. Tetapi, keesokan harinya, Rabu (10/04) pukul 23.00, tersangka Yonas, Adr, Cn, dan Tn kembali ke rumah itu. Mereka lalu membawa jasad Puspita buat dibuang di area persawahan di Dusun Kringinan, Selomartani, Kalasan, Sleman. Di tempat itulah tersangka Adr membakar jasad Puspita.

Tak berhenti disitu, pada Minggu (13/04) malam, jasad Puspita dibakar untuk kedua kalinya. Pasalnya, saat tersangka Bg melewati lokasi itu, dia masih mencium bau busuk. Sehingga jasad korban yang sudah membusuk lalu dibakar lagi.

"Korban dibakar sebanyak dua kali," lanjut Hery.

Hery menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus itu. Dalam pemeriksaan terhadap para pelaku, para tersangka bakal dijerat dengan tindak perampokan, pemerkosaan, serta pembunuhan.

Sementara itu, menurut penuturan Yonas, korban merupakan mantan pacarnya yang sudah putus enam bulan lalu. Dia sama sekali tidak merencanakan untuk menghabisi nyawa mantan pacarnya itu.

"Putus sudah enam bulan yang lalu," kata Yonas singkat.

Dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu, Polres Sleman sudah menetapkan beberapa tersangka. Mereka adalah Yonas dan Bg. Sedangkan Ar, Shy, dan Ed berstatus sebagai saksi. Sementara empat pelaku lain masih dalam pengejaran, yakni Adr, Bbg, Jn, dan Tn.

Baca juga:
Berniat beli baju, ABG 16 tahun malah diperkosa temannya
Dosen cabul mau kerjai mahasiswi yang minta perbaikan nilai
Pria beristri tiga tega perkosa anak tiri 12 tahun

[has]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pembunuhan# Pemerkosaan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menhub Jonan pantau perkembangan tabrakan kereta di Cirebon
  • Kereta Bangunkarta tabrak kereta barang di Cirebon
  • JK minta masyarakat tak resah soal beredarnya beras plastik
  • Lulus berpredikat cumlaude, PRT cantik ini ingin cari kerjaan mapan
  • Akbar Tandjung dukung jika JK dan Ical bertemu bahas pilkada
  • JK soal rencana bertemu Ical: Saya enggak ada janji, tunggu saja
  • Wanita ini bersihkan kaca apartemen di lantai 9 tanpa pengaman
  • UU Desa berpontensi jadi ajang perebutan jabatan kepala daerah
  • Menteri Yuddy puas dapat gelar Guru Besar dari Unas
  • Akui mobilnya lawan arus & tutup jalan, ini pembelaan pemilik Hummer
  • SHOW MORE