Komjen Sigit: Terorisme Musuh Bersama, Wajib Kita Cekal, Cegah dan Perangi

Menurut Sigit, terorisme justru memanfaatkan ajaran tertentu untuk melakukan tindak pidana. Sigit mengatakan, tidak tahu dari mana asal ajaran tersebut.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Komjen Sigit: Terorisme Musuh Bersama, Wajib Kita Cekal, Cegah dan Perangi
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo di DPR RI. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Komjen Listyo Sigit Prabowo menyatakan, tidak ada agama apapun yang mengajarkan terorisme. Sigit mengatakan, semua agama termasuk Islam mengajarkan ajaran kasih sayang.

Hal itu menanggapi pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh. Pangeran meminta Sigit memiliki komitmen sama seperti Kapolri sebelumnya Jenderal Idham Azis untuk menyatakan Islam tidak terkait radikalisme.

"Yang disampaikan pak Pangeran tidak ada satu agama pun yang ajarkan masalah terorisme, semua agama ajarkan kasih sayang termasuk Islam di dalamnya yang mengajarkan Islam rahmatan lil alamin," kata Komjen Sigit dalam penutup uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1).

Menurut Sigit, terorisme justru memanfaatkan ajaran tertentu untuk melakukan tindak pidana. Sigit mengatakan, tidak tahu dari mana asal ajaran tersebut.

"Artinya terorisme itu adalah cara dengan memanfaatkan ajaran-ajaran yang tentunya tidak tahu itu ajaran dari mana," kata dia.

Sigit pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama memerangi terorisme. Ia mengatakan, terorisme merupakan musuh bersama.

"Sekali lagi terorisme itu adalah musuh bersama kita semua. Jadi wajib bagi kita untuk mencekal, mencegah dan memerangi," pungkasnya.

Rekomendasi