Ketua DPRD sindir Pemprov DKI: Tak sulit merawatnya, cuma mau atau tidak?
Merdeka.com - Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, di Jakarta Barat, pernah begitu fenomenal di zaman Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Sebab Pemprov DKI sukses mengubah lokalisasi menjadi ruang terbuka dan taman.
Belakangan, kondisi RPTRA Kalijodo begitu memprihatinkan. Taman tak lagi terawat dan berantakan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, berdalih kondisi itu karena kurangnya perawatan dari petugas dan juga dari masyarakat sekitar.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, perawatan Kalijodo bukan hal yang terlalu sulit bilamana ada niat serius dari Pemprov DKI.
"Enggak sulit merawatnya, cuma mau atau tidak, niat tidak?" kata Pras di Gedung DPRD DKI, Selasa (24/7).
Pras mencontohkan, kerapihan taman dan jalanan di sekitar jalan Balai Kota Jakarta yakni Medan Merdeka Selatan yang selalu terlihat rapi, hijau dan bersih. Hal itu menurutnya terjadi karena ada petugas yang selalu bersiaga di sana, serta perawatan yang serius.
"Taman lain bisa bersih, kan artinya bisa, kalau memang niat dirawat. Kalau enggak dirawat ya pasti berantakan," katanya
Sementara itu Sandiaga menilai kurangnya perawatan di RTH dan RPTRA Kalijodo juga disebabkan birokrasi yang berbelit-belit dan tidak berada di satu SKPD.
"Ini RPTRA satu-satunya yang tidak di bawah kelurahan, jadi koordinasinya memang kurang. Karena luas area yang besar, pemeliharaan dan operasinya ditanggung masing-masing suku dinas terkait," ujar Sandiaga.
"RPTRA Kalijodo dibangun swasta, dunia usaha, digunakan oleh masyarakat dan dikelola oleh pemerintah. Jadi, enggak nyambung sama sekali karena yang bangun enggak ada berkelanjutannya, enggak ada sustainable," tambah Sandi.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya