Kesal Bertengkar Dengan Istri, Suami Pukuli Bayinya Hingga Meninggal
Merdeka.com - Diduga kesal usai bertengkar dengan sang istri, seorang ayah di Ngawi memukuli anak satu-satunya hingga meninggal dunia. Mirisnya, sang anak diketahui baru berumur 5 bulan.
Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, kejadian nahas itu menimpa bayi perempuan bernama Andini Ayuningtyas pada Sabtu (2/11). Dia meninggal di tangan ayah kandungnya sendiri, Muhammad Juniarto Wibowo (31) pada Minggu (3/11) pagi.
Penganiayaan ini terbongkar ketika warga Desa/Kecamatan/Kabupaten Ngawi ini curiga saat memandikan jenasah korban.
"Mereka curiga karena di sekujur tubuh bayi itu penuh dengan luka. Makanya melaporkan kepada kami," kata AKBP Pranatal ketika dikonfirmasi, Senin (4/11).
Dari kecurigaan itu, tim Mapolsek Ngawi Kota dan Sat Reskrim Polres Ngawi melakukan olah TKP. Dari hasil visum luar terdapat luka pada bagian kepala, wajah dan punggung bayi Andini.
"Kami tanyai si ibu korban yang bernama Dwi. Saat itu, ibu korban mengaku jika suaminya menganiaya anak satu-satunya," jelasnya.
Sementara, sang ayah yang melakukan aksi penganiayaan melarikan diri. "Kata ibu korban atau istrinya sudah kabur," urainya.
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir itu akhirnya berhasil ditangkap di perbatasan Ngawi-Solo. Dari hasil konfirmasi sementara, pelaku kesal dengan istrinya.
"Sebelumnya keduanya bertengkar. Sebelum berangkat ke rumah orang tuanya di Kecamatan Ngawi," jelas lulusan AKPOL 1998 ini.
Lalu pelaku menumpahkan kekesalannya kepada anaknya saat di perjalanan. Pelaku memukul dahi, kepala, wajah serta punggung.
"Korban meninggal akibat pukulan pelaku, yang sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Ngawi Purba," bebernya.
Saat ini pelaku sudah ditahan di rutan Mapolres Ngawi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya