Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Capt Muas Effendi Nasution di Jalan Marelan Pasar IV Barat, Komplek Griya Bestari Permai Blok A2, Medan, Senin (29/10). Kepala Kantor Kesyahbandaran Otorita PelabuhanMuntok, Bangka Barat itu menjadi salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang pagi tadi.
Istri Muas, Mardiana Harahap tampak berulang kali pingsan. Dia terus ditenangkan kerabatnya dan dibujuk supaya mau makan. Keluarga dan kerabat Muas terus berdatangan ke rumah bercat kuning tua itu. Mereka memberi semangat kepada Mardiana dan anak-anaknya.
Keluarga memastikan Muas merupakan salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT610 setelah menghubungi rekan-rekannya.
"Berangkat semalam berangkat mau ke Bangka karena ada kerjaan di sana. Istri saya tadi lihat berita ternyata ada pesawat jatuh. Kami tanya ke ibu, ternyata bapak ke Jakarta dulu sebelum ke Bangka. Kami tanya orang kantor, ternyata tiket bapak memang pesawat JT610," kata Arie Novichandra, menantu Muas.
Manifest yang beredar juga memperkuat kabar Muas berada di pesawat nahas tu. Pada daftar, nama Capt Effendi M berada di nomor 42.
Sejauh ini, pihak Lion ataupun Kementerian Perhubungan belum menghubungi keluarga. Karenanya, keluarga masih berharap ada kabar baik yang datang.
"Kami berhadap bapak selamat," kata Arie.
Arie menuturkan, mereka juga bersiap mengirimkan anggota keluarga ke lokasi kecelakaan pesawat itu. "Tapi kami menunggu kabar dulu," ucapnya.