Kepala BNN Budi Waseso heran Fredi Budiman dianggap pahlawan
Merdeka.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso merasa heran karena belakangan ini terpidana mati Fredi Budiman dianggap seolah seperti pahlawan setelah muncul testimoni yang menyebut ada pejabat BNN, Polri dan TNI terlibat dalam bisnis narkoba jaringan internasional.
"Di negara Indonesia sekarang ini kebalik. Fredi Budiman (Pengedar) jadi pahlawan padahal dia membunuh generasi muda. Dia dibalik jadi pahlawan yang menjadi korban dari kesewenang-wenangan aparat hukum," ujar Budi Waseso di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (19/8).
Mantan Kabareskrim ini menduga ada pihak-pihak yang ingin melemahkan penegakan hukum dengan memanfaatkan testimoni Fredi. Pihak yang dimaksud tak lain para bandar narkoba.
"Ini yang terjadi sekarang. Tujuannya untuk melemahkan penegakan hukum. Ini yang diinginkan bandar narkoba internasional. Segala upaya dilakukan termasuk melemahkan hukum dan sanksi hukuman kepada bandar narkotika," tuturnya.
Masyarakat harus disadarkan berbahayanya membiarkan para bandar narkoba berkeliaran di tanah air.
"Tidak pernah diangkat (ke publik) bagaimana korban (pengguna) narkoba itu. Malah bandarnya jadi pembicaraan. Padahal Fredi Budiman terbukti tiga kali memasukkan narkoba dalam jumlah besar," katanya heran.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya