Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mengaku terkejut saat mengetahui Ketua KPU Husni Kamil Manik meninggal. Menurut Jimly, kabar duka tersebut datang secara mendadak.Dia mengatakan, almarhum Husni merupakan sosok yang tenang dalam menghadapi suatu masalah. Sehingga tidak ada masalah yang tak terselesaikan oleh pria berusia 44 tahun tersebut."Sebagai sesama penyelenggara pemilu sering bertemu dan mengenal dengan sangat baik, dia pekerja keras, masih muda, cemerlang, tangannya dingin, kepalanya dingin, sangat rasional, tenang, komunikatif, hampir tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan baik," kata Jimly di rumah duka, Jalan Siaga Raya Nomor 23A, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (8/7).Jimly meminta kepada pihak Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta untuk mempublikasikan rekam medis alamarhum. Mengingat kabar duka tersebut begitu mendadak."Karena kepergiannya mendadak saya sudah dapat penjelasan. Ada baiknya pihak RS memberi penjelasan komprehensif mengenai analisis medis," tutupnya.Jenazah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menurut rencana akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta. "Jenazah almarhum tidak jadi disemayamkan di Kantor KPU Pusat Jakarta," kata Komisioner Ferry Kurnia Rizkiyansyah di rumah duka Jalan Siaga Raya Nomor 23A Pejaten Jakarta Selatan, Jumat (7/7) Menurut Ferry, upacara penghormatan terakhir kepada jenazah koleganya itu akan dilangsungkan di rumah duka pada pukul10.00 hingga 10.15 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke Masjid Polri Pejaten untuk disalatkan setelah ibadah Salat Jumat, yang selanjutnya akan diberangkatkan ke TPU Jeruk Purut untuk dimakamkan.Terpisah sahabat Husni Kamil Manik, Zulkarnaen mengatakan, almarhum meninggalkan tiga orang anak dengan usia anak paling besar duduk di kelas 6 sekolah dasar. Menurut Zulkarnaen, Husni masuk rumah sakit pada Rabu (6/7) dini hari ke Rumah Sakit Siaga, lalu pindah ke Rumah Sakit Pusat Pertamina."Meninggalnya dengan mudah pukul 21.00WIB," kata Zulkarnaen.Zulkarnaen mengatakan, Husni sempat memiliki pesan buat KPU yang disampaikan kepadanya. Menurut dia, Husni meminta untuk dilakukan reformasi birokrasi."Pesan terakhir untuk KPU adalah untuk lakukan reformasi birokrasi," kata Zulkarnaen.
Kenangan Jimly Asshiddiqie & Husni Kamil sesama penyelenggara pemilu
Menurut Jimly, kabar duka tersebut datang secara mendadak.
Rekomendasi