Karhutla di Kawasan Danau Toba Sulit Dipadamkan, Petugas sampai Bilang Ampun

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di perbukitan kawasan Danau Toba. Kali ini karhutla terjadi di perbukitan Desa Harian Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Kepala Dinas Kehutanan Sumut, Herianto mengatakan petugas berjibaku memadamkan lahan yang terbakar.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Karhutla di Kawasan Danau Toba Sulit Dipadamkan, Petugas sampai Bilang Ampun
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Danau Toba. Istimewa

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di perbukitan kawasan Danau Toba. Kali ini karhutla terjadi di perbukitan Desa Harian Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Kepala Dinas Kehutanan Sumut, Herianto mengatakan petugas berjibaku memadamkan lahan yang terbakar.

"Terjadi Minggu (31/7) kemarin siang. Anggota kami sudah di situ. Saya menugaskan unit Kesatuan Pengelolaan Hutan terdekat menurunkan anggota untuk membantu pemadam api," kata Herianto kepada wartawan, Senin (1/8).

Namun kata Herianto, api masih sulit dipadamkan lantaran kurangnya personel. Padahal anggota TNI-Polri telah membantu proses pemadaman itu. Hal tersebut diperparah dengan medan yang terjal di lokasi karhutla.

"Kekurangan tenaga, ampun. Kalau kami komponen suatu tugas bukan utama. Seharusnya yang mengoordinasi itu adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut," ungkapnya.

Dalam laporan terbaru diperkirakan lahan seluas 10 hektare telah terbakar. Lokasi karhutla itu begitu dekat dengan objek pariwisata seperti Menara Pandang Tele.

"Lokasi (karhutla) bisa didekati dari sekitar persemaian permanen Tele atau Menara Pandang Tele," pungkas Herianto.

Rekomendasi