KA uap kuno pesanan Jokowi tiba di Solo Balapan

KA uap kuno pesanan Jokowi tiba di Solo Balapan. Saat ini kondisi kereta dengan berbahan bakar batu bara ini kondisinya berkarat. Nantinya kereta uap kuno akan diremajakan untuk dijadikan kereta wisata.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
KA uap kuno pesanan Jokowi tiba di Solo Balapan
Kereta api uap di Solo Balapan. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mendatangkan kereta api uap kuno buatan Jerman tahun 1951-1955 dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Lokomotif dengan panjang 14.135 mm dan lebar 2.642 mm tersebut tiba di Stasiun Solo Balapan Kamis (17/11) dini hari, setelah lima hari perjalanan dari Jakarta.Pantauan di lapangan, lokomotif berseri D52 dengan berat kosong 52,6 ton (lok saja) tersebut diangkut dengan truk trailer. Sekitar pukul 9.00 WIB, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membuka selubung terpal yang menyelimuti badan lokomotif yang berkarat tersebut. Selanjutnya lokomotif akan diturunkan oleh sejumah petugas dari Logistik selama dua hari ke depan."Lokomotif kuno ini pesanan dari Pak Jokowi (Joko Widodo) saat masih menjadi wali kota Solo. Saat beliau jadi gubernur DKI juga masih menanyakan," ujar Penanggung jawab pengiriman Kereta Api Logistik, Sitindaon Satar.Menurut Satar, kereta dengan bahan bakar batu bara tersebut akan dioperasikan di Solo, mendampingi KA Jaladara sebagai kereta wisata.Sebelumnya Pemkot Solo telah memiliki kereta uap yang dikenal dengan Sepur Kluthuk Jaladara. Kereta kuno tersebut telah beroperasi sebagai kereta wisata sejak tahun 2009.Hadi Rudyatmo mengatakan KA kuno tersebut akan dioperasikan sebagai kereta wisata."Daripada tidak berfungsi di TMII, akan kita jadikan kereta wisata. Agar nantinya dua kereta Jaladara bisa saling bergantian, karena dua-duanya sudah tua," pungkas Rudyatmo.

Rekomendasi