Presiden Joko Widodo menggelar rapat koordinasi di Bandara Mutiara Sis Al Jufrie, Rabu (3/10). Rapat dilakukan dengan sederhana. Duduk di kursi yang biasa digunakan calon penumpang pesawat.
Dengan mengenakan kemeja putih, celana jins dan topi hitam, Presiden Jokowi duduk di kursi tengah. Di samping kirinya, Menko PMK Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi, Kasad Jenderal Mulyono. Di samping kanan presiden tampak hadir Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan.
Hadir pula Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Menteri Sosial Agus Gumiwang.
Usai rapat, Presiden menyampaikan beberapa poin penting. Pertama, proses evaluasi korban sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Alat berat juga sudah berhasil didatangkan untuk membantu proses evakuasi.
"Kedua, proses yang luka-luka, juga sudah berjalan baik," ujar Jokowi.
Ketiga, berkaitan dengan logistik. Diakui Presiden, masih dalam proses perbaikan. Beberapa kecamatan sulit dijangkau dengan jalur darat. Namun Presiden sudah memerintahkan untuk segera selesaikan.
Keempat, Presiden memerintahkan agar semua pihak mengajak masyarakat pemilik toko untuk mulai buka. Presiden menjamin tidak ada aksi penjarahan.
"Dengan jaminan keamanan polisi dan TNI. Toko di titik ekonomi. Sehingga ekonomi normal kembali," tegasnya.
Poin terakhir, Presiden menginstruksikan Gubernur, Wali Kota, dan bupati untuk mulai membuka kantor mereka. Agar pelayanan terhadap masyarakat normal kembali.
"Ini masih tahap pertama, tanggap darurat. Belum rehabilitasi dan rekonstruksi."