Jenazah pertama atas nama Hayati Lutfiah diserahkan AirAsia

Hujan semakin deras saat dibacakan doa dan peti jenazah dimasukkan ke mobil ambulans.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Jenazah pertama atas nama Hayati Lutfiah diserahkan AirAsia
Jenazah korban AirAsia tiba di Surabaya. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Jenazah dengan nomor B001 atas nama Hayati Lutfiah Hamid asal Sidoarjo diserahkan oleh Kepala Polisi Daerah Jawa Timur Anas Yusuf kepada pihak AsiaAir Indonesia, Sunu Widyatmoko. Pihak AsiaAir kemudian menyerahkan kepada keluarga, yang diwakili seorang kerabat dengan dihadiri kedua orang tuanya.Jenazah ini menjadi yang pertama diselesaikan pengidentifikasian oleh Tim DVI. Dokumen yang diserahterimakan berupa dokumen kematian, dokumen properti yang pernah dipakai almarhumah, serta dokumen hasil rekaman DVI.Proses penyerahan diiringi hujan sangat deras. Begitu pihak AirAsia menyerahkan map dokumen warna batik hujan langsung turun. Hujan semakin deras saat dibacakan doa dan peti jenazah dimasukkan ke mobil ambulan.Penyerahan dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur Anas Yusuf, AirAsia Indonesia Sunu Widiatmoko, Kepada Tim DVI Konbespol Budiono dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.Usai upacara penyerahan jenazah, keluarga terlihat tegar. Saat diwawancarai hanya sepatan kalimat yang keluar. "Semoga anak saya diampuni dosa-dosanya," kata sang ibu.Keluarga langsung mendapatkan pengawalan ketat untuk meninggalkan Rumah Sakit, Bhayangkata. Begitu juga dengan Sunu Widyatmoko yang langsung memasuki sebuah ruangan dengan pengawalan bodyguard. Memang usai acara tidak ada acara wawancara.

Rekomendasi