Jenazah penumpang AirAsia akan diidentifikasi di Pangkalanbun

Setelah diidentifikasi, jenazah akan diterbangkan ke Surabaya.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Jenazah penumpang AirAsia akan diidentifikasi di Pangkalanbun
Hercules TNI AU cari AirAsia. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

KRI Bung Tomo telah mengevakuasi jenazah penumpang AirAsia QZ-8501 yang ditemukan di laut. Jenazah-jenazah itu terlebih dahulu akan diidentifikasi di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah sebelum diterbangkan ke Surabaya."Evakuasi masih terkendala cuaca buruk. Jenazah jatuh terus saat dievakuasi menggunakan helikopter," kata Direktur operasi Basarnas Marsekal Pertama TNI AU Supriyadi di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Selasa (30/12).Tim SAR menargetkan, operasi pencarian akan dilakukan selama 7 hari. "Kalau ini hujan kami hentikan, pencarian tergantung cuaca. Tapi kapal AL sudah tahu evakuasi tetap dilakukan sampai selesai," ujarnya.Dia mengatakan, laporan di lapangan ada 6 jenazah yang ditemukan. Namun, sementara yang sudah dievakuasi sebanyak 3 jenazah."Hasil dari kegiatan menemukan 3 mayat, tapi laporannya 6 mayat. Serta ada serpihan warna oranye dan bodi pesawat," kata SupriyadiMenurut dia, jenazah mengenakan celana pendek, kulit berwarna putih dengan tubuh masih lengkap. "Belum tahu jenis kelaminnya apa karena cuaca buruk. Tapi mayat hanya pakai kolor, lalu kulit putih dan muka tidak jelas. Tubuhnya masih lengkap semua, tapi dalam kondisi bengkak-bengkak," ujarnya.

Rekomendasi