Jelang keberangkatan Raja Salman, Bandara Halim mulai dijaga ketat
Merdeka.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud direncanakan akan meninggalkan Jakarta menuju Brunei Darussalam melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/3). Setelah dari Brunei Darussalam, Raja Salman dan rombongan akan menuju ke Pulau Bali untuk beristirahat.
Pantauan merdeka.com, di Bandara Halim Perdanakusuma penjagaan telah dilakukan meski Raja Salman akan take-off pada pukul 10.00 WIB. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla akan terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Pangeran Arab Saudi di ruang VVIP Bandara Halim Perdanakusuma, sehingga penjagaan telah dilakukan.
Sejumlah petugas dari TNI AU sudah bersiap siaga di depan Gedung VVIP. Anggota Paskhas berbaret oranye juga sudah mulai berdatangan dengan senjata lengkap. Sejumlah anggota kepolisian juga telah memulai mengatur lalu lintas.

Pengamanan jelang kedatangan Raja Salman ©2017 Merdeka.com
Delegasi Arab Saudi juga telah terlihat hadir. Mereka yang mengenakan gamis lengkap itu telah terlihat memasuki ruang VVIP Bandara Halim Perdanakusuma.
Raja Salman hanya beberapa jam melakukan kunjungan kenegaraan di Brunei Darussalam. Setelah itu, Sang Penjaga Dua Kota Suci dan rombongan akan langsung menuju Pulau Bali untuk beristirahat sampai 9 Maret.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendapatkan giliran untuk mengantar kepergian Raja Salman dan rombongan. JK akan terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Pangeran Arab Saudi.
"Sebelum Raja bertolak ke Brunei, 16 Pangeran akan mengadakan pertemuan lanjutan dengan Pak JK di Bandara Halim Perdanakusuma," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah saat dikonfirmasi, Jumat (3/3).
Husain menjelaskan, pertemuan Wakil Presiden dengan Pangeran Arab Saudi tersebut untuk menindaklanjuti 11 poin nota kesepahaman atau MoU, kerja sama antara Indonesia dengan Arab Saudi.
"Sebagai bukti keseriusan Arab Saudi untuk merealisasikan kerja sama yang telah dicapai," katanya.
Sebelumnya, Raja Salman telah melakukan sejumlah agenda selama berada di Indonesia. Hari pertama, yaitu Rabu (1/3) Sang Penjaga Dua Kota Suci melakukan pertemuan bilateral di Istana Bogor. Dalam pertemuan bilateral tersebut, Indonesia dan Arab Saudi menandatangani 11 nota kesepahaman.
Keesokan harinya, Raja Salman didampingi oleh Presiden Jokowi melaksanakan Salat Tahiyatul Masjid di Masjid Istiqlal. Setelah itu, Raja Salman menuju Istana Merdeka, Jakarta untuk menanam pohon ulin kayu dan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama Islam di Indonesia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya