Jangan sampai kasus Akpol tak lanjut karena ada anak jenderal

Komisi III DPR dijadwalkan menggelar rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Selasa (23/5) besok. Wakil Ketua Komisi III Trimedya Pandjaitan mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kinerja Tito dalam rapat tersebut.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jangan sampai kasus Akpol tak lanjut karena ada anak jenderal
Jenazah Brigdatar Adam tiba di rumah duka. ©2017 Merdeka.com

Komisi III DPR dijadwalkan menggelar rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Selasa (23/5) besok. Wakil Ketua Komisi III Trimedya Pandjaitan mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kinerja Tito dalam rapat tersebut.Sejumlah kasus yang tengah ditangani Polri akan ditanyakan kepada Tito. Salah satunya kasus tewasnya Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam, yang diduga dianiaya seniornya.Pihaknya tidak ingin kasus itu mandek. Dia mencontohkan jika misalnya dari pelaku ada anak jenderal yang berujung pada mandeknya kasus. Oleh karena itu, Komisi III berupaya untuk menjamin agar proses hukum terhadap pelaku ditindaklanjuti."Ya mungkin kalau pun yang ramai, Akpol yang meninggal itu. Karena memang Komisi III ada rencana untuk kunjungan spesifik. Sama seperti itu, pelakunya cukup banyak. Jangan sampai 14 orang itu ada anak jenderal dan kasusnya tidak bisa naik," kata Trimedya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/5).Dalam rapat tersebut, Trimedya juga menjelaskan, Komisi III akan menanyakan kasus chat berkonten pornografi yang melibatkan Firza Husein dengan imam besar FPI Habib Rizieq Shihab. Termasuk tindakan Polri memanggil Rizieq yang tengah berada di Arab Saudi untuk mengikuti pemeriksaan."Ya pasti ada yang nanya juga lah namanya juga rapat. Apalagi masa sidang lalu enggak ada rapat dengan Kapolri. Pasti banyak pertanyaan dari kawan-kawan. Tapi enggak tahu Kapolri bisa sampai malam enggak karena dia mau ke Iran katanya," jelasnya.

Rekomendasi