IRT di Ciledug Kritis Karena Luka Tusukan Saat Salat, Pelaku Diduga Suaminya

Ayu (40), kakak korban menerangkan, penganiayaan berupa penusukan ke sejumlah anggota tubuh adiknya itu, terjadi pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
IRT di Ciledug Kritis Karena Luka Tusukan Saat Salat, Pelaku Diduga Suaminya
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Diduga dianiaya suaminya sendiri, Fitriya Aryani (40), warga RT 03/02 Kelurahan Sudimara Selatan, harus menjalani perawatan di RS. Korban dinyatakan kritis setelah menerima sejumlah tusukan.

Ayu (40), kakak korban menerangkan, penganiayaan berupa penusukan ke sejumlah anggota tubuh adiknya itu, terjadi pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

"Ditusuknya semalam. Sekitar pukul 02.30 WIB. Kalau enggak salah ada 13 luka tusuk di dada, lengan, pipi," jelas Ayu, ditemui di TKP Kelurahan Sudimara Selatan, Rabu (25/11).

Ayu menerangkan, penganiayaan diawali dari adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga. Terduga pelaku, yang diduga kuat adalah suami korban, dikenal keluarga korban sebagai pria ringan tangan.

"Kami yakin pelakunya itu, suaminya. Dia sekarang kabur dan sedang dikejar Polisi. Dia itu ringan tangan banget, sering istrinya dipukulin" ucap dia.

Sampai saat ini Polisi Polsek Ciledug, belum memberikan keterangan perihal kasus tersebut. Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardhana belum menjawab ketika dihubungi melalui sambungan telpon dan chat whatsapp.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana, mengaku telah mengidentifikasi penganiaya Fitriya Ariyani (40), warga Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug. Benar ternyata pelaku suaminya sendiri.

"Kami telah berhasil mengidentifikasi pelaku, diduga adalah suami dari korban. Saat ini anggota kami diback up Polres Metro Tangerang, sedang melakukan pengejaran, " ucap Kompol Wisnu Wardana ditemui di Mapolsek Ciledug.

Pelaku dan korban yang merupakan suami-istri ini sudah sering bertengkar. Keduanya juga sudah tidak lagi tinggal dalam satu atap.

"Keterangan sementara dari saksi, tetangga dan anak korban. Pasutri ini sering bertengkar," jelas dia.

Menurut Wisnu, kejadian penganiayaan dan penusukan itu terjadi pada Rabu dini hari. Saat itu, korban sedang melaksanakan salat.

"Tragisnya, kejadian ini terjadi saat korban sedang Salat malam. Sekitar pukul 03.00 WIB," terang dia.

Saat ini, ibu dua anak itu sedang menjalani perawatan medis di RS Sari Asih, Ciledug. Polisi juga belum dapat memastikan luka tusuk yang dialami korban.

"Informasi sampai sore tadi kondisi korban sudah membaik. Untuk kondisi luka belum dapat dipastikan, kami belum mendapat hasil visum," terang Wisnu.

Rekomendasi