Hindari serangan hama tikus, petani Cirebon kelilingi lahan padi

Upaya ini cukup berhasil. Benih padi aman dari serangan hama tikus sehingga bisa ditanam.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Hindari serangan hama tikus, petani Cirebon kelilingi lahan padi
panen padi. Merdeka.com/Arie Basuki

Petani di Kabupaten Cirebon dan Indramayu, terpaksa harus mengelilingi lahan pembenihan padinya. Hal itu dilakukan untuk menghindari serangan hama tikus.

"Upaya ini cukup berhasil. Benih padi aman dari serangan hama tikus sehingga bisa ditanam. Sebelumnya petani sering mengalami gagal benih akibat serangan tikus tersebut," kata salah seorang petani di Cirebon, Kartono, seperti dikutip dari antaranews, Minggu (11/5).

Menurut Kartono, sulit membasmi hama tikus karena populasi di lahan pertanian Kabupaten Cirebon dan Indramayu, semakin tidak terkendali. Meski kemarau, hewan tersebut mampu bertahan tanpa air dan makanan.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon, Ali Efendi membenarkan hal itu. Memang sulit memberantas hama tikus meski berbagai upaya sudah dilakukan.

"Karena hewan tersebut tahan di segala cuaca, seperti kemarau biasa memanfaatkan gorong-gorong," ungkapnya.

Dia mengatakan, gorong-gorong perlintasan kereta api di Kabupaten Cirebon, tempat aman dan bertahan hewan tersebut saat kemarau berkepanjangan, dan saat musim tanam kembali menyerang sawah petani.

Rekomendasi