Agung Purnomo (31), petugas aviation security Bandara Temindung Samarinda, Kalimantan Timur, dibikin terkejut dengan temuan bayi perempuan masih bertali pusar, di dalam kantong plastik, Minggu (10/9) sore. Orang tua bayi malang itu, kini dalan pencarian polisi.Keterangan diperoleh, Agung menemukan bayi itu, sekira pukul 17.00 WITA. Saat itu, Agung hendak pulang ke rumah, dan berjalan menuju parkiran motor, sambil membawa tas plastik."Begitu tiba di parkiran, dia (Agung Purnomo) meletakkan kantong plastiknya yang berisi pakaian kotor. Di sekitarnya, dia melihat kantong plastik lain," kata Kasubbag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan, dalam keterangan dia, Minggu (10/9) malam.Agung, lanjut Danovan, berinisiatif membuka kantong plastik mencurigakan itu. Begitu dibuka, Agung pun dibikin terkejut."Ternyata, isinya adalah bayi perempuan, yang masih lengkap dengan tali pusarnya. Bayi itu kemudian dibungkus sementara, ditutupi dengan baju kotornya," ujar Danovan."Petugas Avsec bandara ini, kemudian mengontak orangtuanya, yang kemudian oleh orangtuanya, menyarankan agar bayi itu diserahkan ke Puskesmas Sungai Siring, di sekitar rumahnya," tambah Danovan.Diterangkan Danovan, temuan bayi itu akhirnya dilaporkan ke Polsekta Samarinda Ilir, dan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kesehatan bayi malang itu. "Bayi itu dalam kondisi sehat. Tapi, berat badannya hanya sekitar 900 gram," sebut Danovan."Untuk alasan medis, dan agar bayi mendapatkan perawatan yang komprehensif, bayi itu kemudian dirujuk ke rumah sakit umum (RSUD AW Syachranie)," ungkap Danovan.Masih dijelaskan Danovan, kepoliskan saat ini masih menyelidiki orangtua bayi malang itu. Diantaranya, dengab melakukan pengecekan kamera CCTV di sekitar bandara."Sekarang dalan penanganan unit PPA Reskrim (Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Samarinda)," pungkasnya.
Hendak pulang, Agung temukan bayi perempuan dalam kantong plastik
Hendak pulang, Agung temukan bayi perempuan dalam kantong plastik. Keterangan diperoleh, Agung menemukan bayi itu, sekira pukul 17.00 WITA. Saat itu, Agung hendak pulang ke rumah, dan berjalan menuju parkiran motor, sambil membawa tas plastik.
Rekomendasi