Wakil Presiden Ma'ruf Amin merasakan bangkitnya semangat persatuan bangsa Indonesia, dimulai dari komitmen para pemuda. Hal itu pun akhirnya tercapai pada 92 tahun yang lalu pada tanggal 28 Oktober yang mengucapkan sumpah untuk bertanah air satu, Indonesia.
"Ikrar Sumpah Pemuda menjadi sumber inspirasi dan energi pemersatu bagi kaum muda dalam berkarya mengisi kemerdekaan," kata Ma'ruf dalam siaran persnya, Rabu (28/10).
Ma'ruf menilai, Sumpah Pemuda menjadikan keragaman budaya Indonesia sebagai kekuatan pemersatu dalam mengalahkan penjajahan dan mengantar Indonesia meraih kemerdekaan.
Menurut dia, semangat yang sama dengan napas Sumpah Pemuda saat ini masih sangat relevan. Terlebih, di tengah suasana sulit yang menimpa bangsa Indonesia akibat wabah Covid-19.
"Peran aktif kaum muda sangat diperlukan dalam upaya memutus mata rantai penularan virus dan menanggulangi dampak pandemi yang multi dimensi," jelas Ma'ruf.
Advertisement
Ma'ruf pun mengajak, kepada masyarakat Indonesia untuk menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum bersatu dan bangkitnya pemuda Indonesia, untuk terus berinovasi, bergerak dan bergotong royong mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
"Jadilah pemuda dan pemudi Indonesia yang sehat, cerdas, inovatif, dan produktif," dia memungkasi.
Reporter: Radityo (Liputan6.com)