Jelang Idul Fitri 1437 H, Kota Kediri mulai dipadati pemudik dari luar daerah, baik yang menggunakan transportasi roda dua, roda empat dan kereta api. Kepadatan mulai nampak pada Senin malam (4/7), hal ini membuat aparat keamanan siaga 24 jam.Kasat Sabhara Polres Kediri Kota AKP Suprianto, menjelaskan pihaknya telah menerjunkan seluruh anggotanya untuk bersiaga dan membantu suksesnya mudik masyarakat."Kami terjunkan semua anggota Sabhara di tempat-tempat vital di mana terjadi lonjakan pemudik H-1 Idul Fitri, salah satunya di Stasiun Kereta Api yang mulai dipadati pemudik khususnya dari Jakarta dan sekitarnya," Kata Suprianto, Selasa (5/7).Polres Kediri Kota dalam Operasi Radmaniya Semeru 2016 menggandeng semua unsur mulai TNI, Satpol PP, Satpam, Dinas Perhubungan, Pramuka, tim Medis Dinas Kesehatan yang jumlahnya kurang lebih 700 personel. Mereka disiagakan di 8 pos pengamanan di wilayah Kota Kediri.Delapan titik Pos pengamanan tersebut, berada di Alun-alun Kota Kediri, Mall Sri ratu, Jalan Dhoho depan stasiun Kediri, Mrican, Jalan A. Yani, simpang empat Bence, wilayah Gringging Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, dan Terminal Tamanan Kota Kediri.Operasi Radmaniya adalah operasi pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah hingga sesudah Idul Fitri. Operasi dimulai tanggal 30 Juni-15 Juli 2016 dengan lama operasi 16 hari.
H-1, pemudik mulai padati Kota Kediri, Polisi siaga 24 jam
Kota Kediri mulai dipadati pemudik dari luar daerah, baik yang menggunakan transportasi roda dua, roda empat dan kereta.
Rekomendasi