Guru honorer di Sukabumi babak belur dihajar siswanya yang bolos
Merdeka.com - Agung Aditya Saputra (25) guru honorer di SMA swasta Kota Sukabumi, Jawa Barat dianiaya oleh seorang muridnya hingga harus dirawat di rumah sakit. Namun Agung memilih jalur musyawarah untuk menyelesaikan kasus tersebut.
"Saya pilih jalur musyawarah dan sudah ditengahi oleh pihak Dinas Pendidikan dan PGRI Kota Sukabumi, namun untuk masa depan anak itu saya serahkan kepada sekolah," kata Agung seperti dikutip dari Antara, Kamis (17/9).
Menurutnya, kejadian bermula ketika dirinya menegur muridnya karena tidak masuk kelas pada jam pelajarannya. Setelah dicari ternyata pelajar itu sedang tiduran di ruang Pramuka dan langsung ditanya apakah akan masuk kelas atau tidak. Namun pelajar ini langsung menantang sang guru.
Karena tersinggung dengan ucapan anak didiknya itu, maka Agung menegurnya kembali dengan cara agar tidak perlu masuk lagi pada jam pelajarannya.
Diduga karena tersulut emosi, pelajar itu langsung memukul dan menganiaya guru itu. Akibatnya, kacamata yang dikenakan guru honorer ini pecah dan serpihan kacanya melukai pelipis korban dan sehingga dirawat dengan 10 jahitan.
"Saya sengaja tidak melawan, karena khawatir persepsi di masyarakat akan berbeda," tambahnya.
Sementara, Kepala Disdik Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad mengatakan kasus penganiayaan murid terhadap gurunya diselesaikan dengan cara musyawarah. Namun, untuk sanksi ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah apakah hanya diskors atau dikeluarkan dari sekolahnya.
"Kami hanya berharap pihak sekolah bijak dalam memberikan sanksi kepada anak didiknya itu, karena baik guru/dosen dan anak dilindungi oleh undang-undang," katanya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya