Gadis ABG disekap di hutan 3 hari, jadi budak seks pria paruh baya

Aksi bejat ini dilakukan di sebuah gubuk di dalam hutan Rangsang, Riau.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Gadis ABG disekap di hutan 3 hari, jadi budak seks pria paruh baya
Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2014 Merdeka.com

Seorang Anak Baru Gede (ABG) berusia 13 tahun inisial W, warga Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Riau ini terbuai rayuan gombal pria setengah baya, Nano (40). Alhasil, ia dipaksa jadi budak seks Nano selama 3 hari. Parahnya, aksi itu terjadi di sebuah gubuk di kawasan hutan.Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik kepada merdeka.com Rabu (14/1) mengatakan, korban W didapati orang tuanya menghilang dari rumah pada Sabtu (11/01), sekitar Pukul 13.30 WIB. Merasa khawatir, mereka melaporkan hal itu ke Mapolsek Tebing Tinggi."Dari laporan itu, polisi segera melakukan penelusuran yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tebing Tinggi. 3 hari dikejar, akhirnya, petugas mengendus keberadaan Nano dan W di kawasan hutan Rangsang," ujarnya.Saat digrebek petugas, pada Selasa (13/01) dini hari sekitar Pukul 03.00 WIB di gubuk itu, Nano berhasil kabur melarikan diri ke dalam hutan, sementara W ditinggalkan di dalam gubuk."Korban diselamatkan dan langsung membawanya ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan," kata Guntur.Dari keterangan W kepada polisi, selama pelarian ia diajak bertemu oleh pelaku di Selat Panjang. Dari sini, lalu menuju ke Rangsang. Selama itu pula, korban mengakui telah ditiduri pelaku layaknya pasangan suami istri sebanyak 3 kali. "Pengakuannya korban sudah dicabuli 3 kali," lanjutnya.Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan dan memburu keberadaan Nano. Sementara W sudah dikembalikan kepada pihak keluarganya."Kita masih melakukan penyelidikan. Adapun pihak keluarga korban sudah membuat laporan resmi kepihak kepolisian," pungkas Guntur.

Rekomendasi