Evakuasi korban pesawat Demonim jatuh di Oksibil terkendala cuaca

Rencananya, delapan korban tewas akan diterbangkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk diidentifikasi.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Evakuasi korban pesawat Demonim jatuh di Oksibil terkendala cuaca
Ilustrasi Pesawat Hilang Kontak. ©2015 Merdeka.com

Pesawat Demonim Air PK-HVQ jatuh di Oksibil, Papua setelah hilang kontak, Sabtu (11/8) lalu. Delapan orang termasuk pilot dan kopilot tewas.

Hingga kini, proses evakuasi masih terkendala cuaca buruk yang masih berkabut.

"Belum dapat dipastikan jam berapa dievakuasi karena cuaca di belum mendukung," kata Kepala Polres Pegunungan Bintang AKBP Michael kepada Antara, Senin (13/8).

Rencananya, delapan korban tewas akan diterbangkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk diidentifikasi.

Penyerahan jenazah kepada keluarga akan dilakukan setelah dilakukan pencocokan identitas di Rumah Sakit Bhayangkara, kata AKBP Michael seperti diberitakan Antara.

Terpisah, Kepala Perwakilan Dimonim Jayapura Nugraheni mengatakan bahwa perusahaan sudah siap mengevakuasi jenazah korban kecelakaan, namun cuaca di Oksibil buruk sehingga pesawat terpaksa ke Tanah Merah.

"Kami masih menunggu cuaca dan bila cuaca membaik evakuasi akan segera dilakukan," kata Nugraheni.

Sebelumnya, pesawat nahas tersebut jatuh saat terbang dari Tanah Merah menuju Oksibil.

Satu-satunya penumpang pesawat yang selamat, Jumaidi (12), saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Rekomendasi