DVI periksa antemortem korban Trigana di RS Bhayangkara Jayapura

Proses evakuasi telah dilakukan menggunakan helikopter milik Freeport.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
DVI periksa antemortem korban Trigana di RS Bhayangkara Jayapura
BASARNAS tunjukan lokasi jatuhnya pesawat Trigana. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Mabes Polri telah mengirimkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Jayapura, Papua, pada Senin (17/8). Mereka bertugas mengidentifikasi para korban kecelakaan pesawat Trigana ATR 42 PK YRN bernomor penerbangan IL-257, dengan rute Jayapura-Oksibil yang jatuh di Kabupaten Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Minggu (16/7) lalu.Kabid Pus Dokkes Mabes Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan tim yang telah diutus oleh Mabes Polri adalah dokter spesialis, spesial forensik, spesialis gigi forensik dan ahli DNA. Mereka telah tiba di lokasi."Kita kirimkan 3 dokter spesialis. Spesialis forensik, kemudian spesialis gigi forensik, dan 1 ahli DNA. Kemudian nanti kita akan perkuat lagi," kata Arthur melalui sambungan telepon, Jakarta, Selasa (18/8).Lanjut Arthur, 54 jenazah korban yang ditemukan hingga kini akan ditempatkan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura. Proses evakuasi telah dilakukan menggunakan helikopter milik Freeport. Sementara untuk pendalaman antemortemnya, tim akan dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara.Diketahui, sekitar pukul 08.50 WIT pagi tadi, serpihan pesawat Trigana Air Service jenis ATR 42 PK YRN dengan nomor penerbangan IL 267 telah ditemukan pada koordinat 04 derajat 49 menit 289 Lintang Selatan, 140 derajat 29 menit 953 Bujur Timur. Pesawat diduga jatuh di ketinggian 8.500 feet.

Rekomendasi