Dua lagi korban groufie ditemukan tewas di Pantai Bajul Mati Malang

Sudah tiga dari empat jasad korban ditemukan tim pencari.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Dua lagi korban groufie ditemukan tewas di Pantai Bajul Mati Malang
Ilustrasi Orang Tenggelam. ©2014 Merdeka.com

Dua korban groufie, alias selfie beramai-ramai. di Pantai Bajul Mati, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, kembali ditemukan. Korban dalam kondisi yang menyedihkan setelah hampir dua hari terbawa ombak pantai laut selatan.Korban atas nama Toni (22) dan Arifin (22) ditemukan Petugas SAR Gabungan Sabtu (2/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Keduanya merupakan warga Jalan Kolonel Sugiono Gang VI Kota Malang.Anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengungkapkan, kedua korban ditemukan tidak begitu jauh. Kondisi korban sangat memprihatinkan, karena memang sudah sehari lebih."Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, berdekatan," kata Andy Agus Mahardika, anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Malang, Sabtu (2/12)Kendati sudah sehari lebih dari kejadian, ditambah ombak yang sedang besar, kondisi jenazah masih bisa dikenali dengan baik. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk menjalani visum. Sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah keduanya telah tiba di RSSA.Dengan ditemukannya dua jenazah korban, maka total korban meninggal dunia berjumlah tiga orang. Satu orang lagi atas nama Ade, warga Jalan Citroroso, Tegal Sari Kepanjen, Kabupaten Malang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.Sebelumnya diberitakan, lima wisatawan tergulung ombak saat sedang asyik berfoto groupie dengan berlatar ombak Pantai Bajul Mati. Kejadian sekitar pukul 06.00 WIB, saat matahari baru muncul.Satu orang ditemukan meninggal dunia sekitar sepuluh menit setelah kejadian. Korban atas nama Slamet (35) warga Jalan Kolonel Sugiono Gang 6, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Gadang, Kota Malang. Sementara korban bernama Soni Angga Kusuma (25) berhasil diselamatkan.Sementara kejadian serupa di Pantai Perawan Desa Tambak Asri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Sejumlah mahasiswa yang merayakan tahun baru tergulung ombak besar, hingga satu orang dinyatakan meninggal dunia.Korban meninggal dunia atas nama Wajibul Najib (19) warga Sidoarjo yang sedang kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jurusan Teknil Sipil. Korban bersama 8 orang temannya sejak Jumat (31/12) Pukul 20.00 WIB sudah berada di lokasi.

Rekomendasi