Pemerintah terus berupaya melakukan pencarian terhadap Pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang sejak Minggu (28/12) kemarin. Segala kemampuan dan armada diturunkan supaya pesawat tujuan Surabaya-Singapura dengan 155 penumpang dan 7 orang kru itu dapat segera ditemukan."Seluruh aparat Basarnas, BMKG, Kementerian Maritim, Kemenhub bahu membahu walaupun pesawat belum terdeteksi, posisi dimana juga belum diketahui. Kami melihat ini berusaha terus," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/12).Selain itu, Agus berharap agar semua keluarga penumpang Pesawat AirAsia QZ 8501 tetap tabah dan bersabar. Oleh karena itu, DPR meminta kepada pihak maskapai penerbangan agar tidak henti-hentinya memberikan harapan kepada keluarga penumpang."Pihak maskapai AirAsia harus memotivasi keluarganya, saat menunggu-nunggu dalam suasana tak enak," jelasnya.Pesawat Air Asia dengan nomer penerbangan QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura hilang kontak di Tanjung Pandan dan Pontianak. Pesawat yang seharusnya sudah mendarat di Singapura sekitar pukul 08.30 waktu setempat tersebut, membawa 138 orang dewasa, 16 anak, satu bayi dan tujuh orang awak pesawat.
DPR minta maskapai terus motivasi keluarga penumpang AirAsia
"Pihak maskapai AirAsia harus memotivasi keluarganya, saat menunggu-nunggu dalam suasana tak enak," jelasnya.
Rekomendasi