Domba berlalu lalang di landasan pacu, uji coba Bandara Kertajati batal dilakukan
Merdeka.com - Pelaksanaan Instrument Flight Procedure Validation (IFPV) di Bandar udara International Jawa Barat (BIJB) di Majalengka dimundurkan. Sebabnya, banyak ternak berlalu lalang di area landasan pacu.
Faktor lain adalah masih ada sejumlah material seperti batu, warga yang menggembala di sekitar landasan pacu karena pagar yang belum terpasang dan banyak aktivitas pegawai di area run way.
Hal itu disampaikan Dirut PT BIJB, Virda Dimas Eka Putra, saat ditemui di bandar udara, Rabu (28/3).
"Masalah Ini bukan mayor. Jadi bukan masalah. Di area itu sudah di-close," ucapnya.
Pelaksanaan IFPV rencananya dilakukan hari ini sebagai bagian dari prosedur yang harus dilalui untuk menguji kelengkapan instrumen penerbangan dan pendaratan sebuah pesawat apakah sudah memenuhi standar atau tidak.
Pelaksanaan uji coba itu dilakukan oleh balai kalibrasi di bawah Kementerian Perhubungan. Banyak indikator yang dites, di antaranya alat komunikasi, kelayakan jalur untuk mendarat dan terbang.
"Intinya uji coba itu untuk mengkalibrasi peralatan yang di sini. Jadi memang krusial. Kalau lolos ya berarti sudah melewati tahap menuju pengoperasian bandara," ucapnya.
Virda menyebut semua gangguan di lapangan sudah bisa dibenahi. Uji coba akan dilakukan pada Kamis (29/3), besok dengan pesawat Beechcraft king air B350I yang dioperasikan oleh pilot Kapt Sri Mulyanto. Virda optimistis uji coba akan bisa berlangsung sukses karena infrastruktur penunjang run way diklaim sudah 100 persen. "Bisa lah. Kami optimis besok berjalan lancar," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya