Djarot: Sudah tidak benar lagi cita-cita mendirikan negara Islam

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat turut prihatin atas insiden penyerangan terhadap polisi di daerah Tangerang, Kamis (20/10). Menurutnya, aksi brutal pemuda yang diduga simpatisan ISIS itu sangat mengerikan. Djarot mengatakan, kepercayaan itu merupakan pegangan yang dimiliki masing-masing warga.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Djarot: Sudah tidak benar lagi cita-cita mendirikan negara Islam
Djarot Saiful di Balai Kota. ©2014 Merdeka.com

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat turut prihatin atas insiden penyerangan terhadap polisi di daerah Tangerang, Kamis (20/10). Menurutnya, aksi brutal pemuda yang diduga simpatisan ISIS itu sangat mengerikan.Djarot mengatakan, kepercayaan itu merupakan pegangan yang dimiliki masing-masing warga. Namun di Indonesia, kepercayaan sering kali telah membaur dengan kebudayaan. Sehingga tidak benar adanya upaya untuk menjadikan Indonesia negara Islam."Saya sendiri misalnya, saya orang Indonesia yang beragama Islam, sebagai bangsa Indonesia, bahwa ini negara Pancasila, sudah tidak benar lagi cita-cita untuk mendirikan negara Islam, daulah islam," katanya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).Mantan wali kota Blitar ini‎ mengharapkan, semua pihak agar tidak mudah terprovokasi untuk bertindak anarkis. Selain itu warga juga harus memperhatikan lingkungannya bukan hanya berpangku tangan kepada aparat penegak hukum."Oleh karena itu mari kita jaga bersama-sama, sama-sama supaya kita semua berikan pemahaman bahwa Islam membawa rahmat bagi seluruh makhluk hidup, bagi seluruh sekalian alam," jelasnya.Djarot mengungkapkan, Jakarta sebentar lagi akan menggelar pemilihan gubernur. Dia mewanti-wanti agar warga Jakarta tidak mudah terpancing dengan isu agama berbau SARA."Marilah kita betul-betul bisa mewujudkan Pilkada yang aman, Pilkada yang damai, jangan terlampau percaya dengan berita-berita di media sosial yang mengadu domba, jangan," tutupnya.

Rekomendasi