Malang benar nasib seorang bocah di Manado sebut saja Melati (7). Dia diduga menjadi korban perkosaan lelaki tak dikenal dan harus menjalani perawatan serius di RS Bhayangkara Manado karena mengalami pendarahan hebat.Informasi yang dihimpun merdeka.com, awalnya korban sedang bermain bersama 2 rekannya di sekitar kompleks Rockrand, Kamis (12/3) malam, sekitar pukul 19.00 WITA. Tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan merayu korban untuk naik sepeda motor bersama dirinya dengan iming-iming uang Rp 10 Ribu.Dasar bocah, korban pun mau saja diajak berboncengan oleh pelaku dan langsung dibawa pergi.Melihat korban dibawa pemotor tak dikenal, kedua temannya bergegas memberitahu kakek korban yang langsung melakukan pencarian di beberapa tempat namun tak menemukan namun tak menemukan keberadaan cucunya tersebut.Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan warga di kompleks kuliner Ragey Sario dan langsung membawanya pulang. Saat ditemukan, korban mengalami pendarahan hebat dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Manado untuk mendapat perawatan intensif.Sementara itu, Albert, kakek korban yang ditemui di RS Bhayangkara, Jumat (13/3), meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku."Kalau saya yang temukan dia (pelaku), saya tidak akan membunuhnya tapi akan saya bikin lumpuh supaya dia tidak berbuat jahat lagi terhadap anak-anak," ujarnya geram sambil meneteskan air mata.Kasus ini sendiri telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara dan sementara dilakukan pengembangan guna mengejar pelaku.
Ditawari uang Rp 10 ribu, bocah 7 tahun dicabuli hingga pendarahan
Kakek korban geram cucunya dicabuli minta polisi segera menangkap pelakunya.
Rekomendasi