Diduga usai bunuh sang istri, Supartayasa tewas gantung diri

Yuliartini ditemukan dalam posisi terlentang di kamar mandi tanpa memakai celana dalam.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Diduga usai bunuh sang istri, Supartayasa tewas gantung diri
Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Desak Gede Yuliartini (36), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas mengenaskan di kamar indekos bilangan Jalan Tukad Badung XIV Renon, Denpasar Selatan (Densel), Bali, Selasa (23/8). Di lokasi juga ditemukan Mangku Kadek Supartayasa (48), sang suami, tewas dalam kondisi gantung diri. Keduanya diketahui sempat cekcok hebat."Kalau suara keributan tidak ada yang dengar. Tapi mereka ini memang sering cekcok. Kemungkinan habis bunuh istrinya, pak Mangku langsung bunuh diri dengan gantung diri," tutur seorang ibu yang tinggal dekat kos pasutri ini.Kapolresta Denpasar, Kombes Hadi Purnomo mengatakan, anggotanya masih mendalami motif pembunuhan itu. "Kita masih kumpulkan keterangan saksi-saksi. Saat dilakukan olah TKP, ditemukan surat pengajuan cerai dari istrinya. Ada dugaan istrinya dibunuh suami sebelum gantung diri,” ungkap Hadi.Jenazah Yuliartini ditemukan dalam posisi terlentang di kamar mandi tanpa memakai celana dalam dan hanya mengenakan pakaian bagian atas. Ada luka pada bagian kepala diduga dibenturkan sang suami ke lantai sebelum tewas.“Darah masih segar keluar dari kepalanya. Sementara lidahnya dalam kondisi tergigit. Kejadiannya diperkirakan jelas sore terjadi,” ujarnya.Sang suami kemungkinan panik dan takut melihat istrinya mati. Sang suami lanjut mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. "Dia menjerat lehernya dengan seutas tali tambang plastik biru kemudian diikat pada tiang kamar mandi. Posisinya saat itu dekat dengan tubuh istrinya,” terangnya.

Rekomendasi