Didik Rachbini: Corby seharusnya dihukum mati

"Kalau narkoba tak dilarang secara ketat maka hal ini merupakan ancaman bagi remaja kita di Indonesia," ujar Didik.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Didik Rachbini: Corby seharusnya dihukum mati
Corby. merdeka.com/Reuters

Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Didik J Rachbini menilai pemberian grasi kepada kepada terpidana kasus narkoba Schapelle Leigh Corby oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah preseden buruk. Menurut Didik, seharusnya Corby dihukum mati dan tak layak diberikan grasi."Karena hukum di Malaysia sangat ketat, Indonesia bisa dijadikan ladang dan surga para bandar narkotik. Tak layak Corby diberi grasi, justru idealnya dihukum mati," kata Didik dalam diskusinya bertajuk 'Dampak Narkoba Bagi Remaja di Jakarta' di  Cafe Papa Ron, Apartemen Park Royale Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu, (26/5).Didik juga menegaskan generasi muda merupakan aset negara yang harus dilindungi dari pengaruh narkoba. Dengan memberikan grasi terhadap Corby, justru amat sangat disayangkan."Kalau narkoba tak dilarang secara ketat maka hal ini merupakan ancaman bagi remaja kita di Indonesia. Seharusnya diperangi secara sungguh-sungguh," jelas Didik."Kalau dibiarkan seperti ini, apalagi diberi grasi amatlah disayangkan. Dan khususnya di Jakarta merupakan jaringan internasional. Sehingga hukum harus keras dan anggaran harus tinggi," pungkasnya.

Rekomendasi