Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore mendatangi Polda Nusa Tenggara Timur, Jumat (5/2) siang. Menggunakan mobil double ckabin berwarna merah dan bertuliskan Ie Rai, Orient tiba di halaman Polda pukul 1.00 Wit.
Belum diketahui agenda apa yang akan dibicarakan Orient bersama Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif. Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait agenda pertemuan itu.
Sebelumnya, untuk memastikan apakah ada yang dilanggar atau tidak dalam proses pencalonan di Pilkada lalu, Polda Nusa Tenggara Timur merespon dengan melakukan koordinasi bersama KPU serta Bawaslu Sabu Raijua.
"Kapolda telah perintahkan untuk menindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku, dengan berkoordinasi bersama KPU serta Bawaslu dalam mengumpulkan alat bukti, untuk menentukan apakah ada unsur pidana atau tidak," Kata Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, Rabu (3/2).
Terkait persoalan ini apakah ditangani oleh Polda atau Polres Sabu Raijua, Krisna mengaku masih menunggu hasil koordinasi bersama KPU dan Bawaslu setempat.
"Kita masih menunggu hasil koordinasi dengan KPU dan Bawaslu," Jelasnya.
Untuk diketahui, Pilkada Sabu Raijua tahun 2020 diikuti oleh tiga pasangan calon. Ketiganya adalah pasangan Takem Raja Pono - Herman Hegi Radja Haba. Bakal pasangan calon yang lolos verifikasi melalui jalur perseorangan ini, juga mendapat dukungan dari Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Pasangan calon petahana Nikodemus Rihi Heke – Yohanis Uly Kale yang diusung Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan pasangan calon Orient P. Riwu – Thobias Uly yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.