Depok rawan begal motor, ini tips dari polisi melintasi Jl Margonda

Kawasan Depok dalam beberapa pekan terakhir dihebohkan dengan aksi begal yang membunuh korbannya.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Depok rawan begal motor, ini tips dari polisi melintasi Jl Margonda
Garis kapur polisi. ©shutterstock

Terkait dua aksi perampokan atau begal motor yang menyebabkan korban tewas di wilayah Depok beberapa pekan terakhir, aparat Polresta Depok mengimbau warga masyarakat untuk mengantisipasinya dengan memberikan tips-tips agar terhindar dari begal motor.Kasubbag Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwandi menyampaikan tips sebagai berikut seperti dikutip dari situs Humas Polda Metro Jaya, Selasa (27/1):1. Bagi pengendara sepeda motor diminta menghindari berhenti di tempat-tempat sepi pada malam hari. Kalaupun terpaksa harus berhenti, diharuskan mencari lokasi yang ramai dengan keberadaan warga lainnya.2. Apabila menemui situasi yang mencurigakan, misalnya dipepet oleh pengguna motor lain yang tidak dikenal, disarankan agar warga itu segera membunyikan klakson sepeda motornya secara terus menerus. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian warga sekitar.3. Saat ini warga diminta tidak perlu takut melewati Jalan Margonda dan Jalan Juanda pada malam hari. Aparat Polresta Depok sudah meningkatkan jumlah personel di dua kawasan tersebut. Warga tidak perlu takut karena polisi sudah menyebarkan anggota, baik yang berpakaian dinas maupun pakaian biasa di dua lokasi itu, ditambah beberapa lokasi lainnya yang dinilai rawan begal motor.Sebagaimana terjadi sebelumnya, dua aksi perampokan jalanan yang menyebabkan korban tewas terjadi di Depok dalam sebulan terakhir. Kejadian terakhir terjadi di depan Kampus BSI, Jalan Margonda, tak jauh dari terowongan gerbang masuk kota Depok pada Minggu (25/1) dini hari. Sedangkan kejadian sebelumnya terjadi di Jalan Juanda, tak jauh dari lokasi pembangunan Tol Cijago, pada Jumat (9/1).Terdapat kemiripan dalam dua peristiwa perampokan jalanan tersebut. Korban yang menggunakan sepeda motor dipepet oleh empat orang yang menggunakan 2-3 sepeda motor, sebelum akhirnya dibunuh karena mencoba melakukan perlawanan, dan sepeda motornya beserta barang-barang lainnya dibawa kabur oleh pelaku.

Rekomendasi