Aparat kepolisian dari Polda DIY telah menetapkan tiga orang tersangka dalam aksi demonstrasi yang berakhir ricuh di persimpangan UIN Sunan Kalijaga, Jalan Yogya-Solo, Sleman, Selasa (1/5). Tiga orang ini berinisial MC (25), MI (22) dan AM (24).
Saat ini pihak kepolisian masih mencari 10 orang peserta aksi yang digelar bertepatan pada Hari Buruh itu. Ke-10 orang ini diduga ikut serta dalam pembakaran pos lantas. Itu mengacu pada rekaman video saat aksi demonstrasi berlangsung. Rekaman video itu ada di tangan polisi.
"Kita punya data video rekaman. Ada yang pakai sebo. Kita ultimatum jika tidak menyerahkan diri akan kita kejar," ujar Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo di Mapolda DIY, Rabu (2/5).
Hadi memastikan, polisi sudah mengantongi data mereka. Data itu berdasarkan rekaman video.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah alat bukti yang digunakan peserta aksi. Mulai dari bom molotov, pentungan, mercon dan sejumlah spanduk aksi.
"Barang bukti yang diamankan 55 botol molotov, 4 mercon, 4 plastik berisi solar bahan bakar molotov, batu, pentungan kayu dan besi, dan cat semprot," tutup Hadi.