Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita pegawai pemda & pegawai Bank jadi tersangka kasus Tolikara

Cerita pegawai pemda & pegawai Bank jadi tersangka kasus Tolikara Pembakaran masjid di Tolikara. ©twitter.com

Merdeka.com - Mabes Polri merilis kronologi aksi massa yang berujung pada terbakarnya sebuah masjid di Tolikara, Papua. Dalam peristiwa ini, satu orang dinyatakan tewas dan 14 lainnya terluka akibat tembakan yang dilepaskan aparat saat berusaha membubarkan massa yang anarkis.

Kronologi ini dipaparkan langsung oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat berlangsungnya Video Conference di ruang rapat Tribrata Mabes Polri sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (23/7).

Menurut Kapolri, saat itu di Tolikara sedang berlangsung Seminar dan KKR pemuda GIDI tanggal 13-19 Juli 2015. Dalam proposal tertulis 22-27 Juli 2015. Ternyata pelaksanaannya tanggal 13-19 Juli dan ditutup tanggal 20 Juli 2015.

Di antara tanggal tersebut ada tanggal 17 Juli yang bertepatan Idul Fitri. Badan pekerja GIDI Tolikara mengeluarkan surat yang berisi:

1. Larangan umat Muslim melaksanakan salat Ied di Tolikara. Salat boleh di luar Tolikara.

2. Melarang umat muslim untuk menggunakan jilbab.

Pada tanggal 13 kapolres mendapat surat tersebut dan memverifikasi surat tersebut dan Presiden GIDI mengatakan surat tersebut tidak resmi karena tidak di ACC ketua GIDI. Kapolres mengomunikasikan agar salat Ied bisa dilaksanakan di Tolikara, Bupati juga akan koordinasi dengan panitia GIDI agar surat dicabut. Karena penjelasan itu kapolres bertemu tokoh masyarakat, dan ada hasil silakan salat Ied di halaman Koramil. TNI dan Polri akan siap melakukan pengamanan.

Walau demikian, saat salat Ied datanglah para pemuda GIDI dan memaksa untuk salat dibubarkan. Kapolres dan tokoh masyarakat bernegosiasi, agar salat boleh terlaksana sampai pukul 08.00 WIT.

Massa tetap tidak mau, kemudian terjadi pelemparan (posisi salat sedikit di bawah sehingga mudah jadi sasaran lempar) namun massa tidak dapat mendekati karena ada pagar berduri. Ada tembakan peringatan ke atas, tetapi massa tidak menggubris akhirnya aparat melepaskan tembakan hingga 12 orang luka kemudian mereka membubarkan diri. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP