Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu (23), kemarin mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gedung Bakorwil Surakarta, Jalan Slamet Riyadi, Kamis (23/10) sekitar pukul 11.10 WIB.Kahiyang datang dengan menumpang mobil pribadi Nissan Juke AD 8512 LU warna putih, bersama Antok pamannya dan pengawal. Sesampai di depan gedung, Kahiyang langsung diserbu puluhan wartawan yang sudah menunggu sejak pagi. Bukannya turun, mobil yang membawanya justru pergi mengelilingi gedung Bakorwil. Berikut ini cerita lengkap Kahiyang mengikuti tes CPNS, seperti dirangkum merdeka.com:
Advertisement
Kahiyang Ayu (23), putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gedung Bakorwil, Kota Solo. Di datang ditemani pamannya, Antok dan para pengawalnya.Anak kedua presiden itu datang sekitar pukul 11.10 WIB. Kahiyang datang dengan menumpang mobil pribadi Nissan Juke AD 8512 LU warna putih, bersama Antok pamannya dan pengawal.Sesampai di depan gedung, Kahiyang langsung diserbu puluhan wartawan yang sudah menunggu sejak pagi. Bukannya turun, mobil yang membawanya justru pergi mengelilingi gedung Bakorwil.Sesampai di parkir basement, Kahiyang tak juga turun dari mobil, lantaran wartawan terus memburunya. Tak lama kemudian mobil Kahiyang melaju kencang meninggalkan Gedung Bakorwil.
Advertisement
Sempat kucing-kucingan dengan wartawan dan meninggalkan lokasi ujian, Kahiyang Ayu (23), putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali datang ke tempat ujian CPNS di Gedung Bakorwil, Kota Solo, dengan menumpang taksi. Sekitar 10 menit setelah meninggalkan Gedung Bakorwil, Kahiyang bersama paman dan pengawalnya kembali menggunakan mobil Mahkota Taksi berwarna hitam.Kahiyang Ayu turun di parkir basement kemudian masuk ke dalam gedung melalui pintu utama, dengan melewati sisi timur gedung. Mengenakan kemeja putih dan rok hitam, Kahiyang enggan menjawab pertanyaan wartawan. Ia bahkan menutupi mulutnya dengan amplop undangan besar berwarna coklat. Kahiyang memasuki gedung tempat ujian tepat pukul 11.35 WIB.
Advertisement
Berdasarkan data di layar yang menampilkan hasil ujian CPNS, ternyata Kahiyang Ayu (23), putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) cuma mendapatkan skor 300. Skor itu dia dapat setelah mengerjakan 100 soal yang diujikan dalam tes. Kahiyang dengan pengawalan 2 anggota Paspampres langsung meninggalkan lokasi ujian menggunakan mobil Nissan Juke AD 8512 LU, warna putih. Dia juga tak banyak bicara saat ditanya tentang hasil ujian tersebut. "Kita lihat saja nanti hasilnya," ujar Kahiyang singkat sambil mengumbar senyum kepada para wartawan.
Advertisement
Kepala Pengembangan BKD Pemerintah Kota (Pemkot) Solo Lancer S Naibaho mengatakan, dengan skor 300 itu posisi Kahiyang Ayu dalam test CPNS ini belumlah berada di zona aman."Skor tertinggi dalam penerimaan CPNS ini adalah 450-500. Angka tersebut (300) belum bisa menentukan apakah diterima atau belum, tergantung dari formasinya," katanya.Namun demikian, Lancer mengatakan, masalah penilaian semua tergantung Panselnas. BKD Solo, kata Lancer, tidak mempunyai akses. Bisa juga di formasi Kahiyang nilai tertingginya berbeda dengan formasi lainnya.
Advertisement
Paman Kahiyang Ayu, Antok, yang juga adik kandung Ibu Negara Iriana Jokowi, mengatakan keponakannya itu tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi ujian hari ini. Ia juga tidak tahu alasan Kahiyang mengikuti ujian CPNS.Padahal, dia melanjutkan, keluarganya berlatar belakang pengusaha. "Itu keinginan Mbak Kahiyang sendiri yang ingin ikut tes CPNS. Saya tidak tahu alasannya," tuturnya.Kahiyang mengikuti ujian dengan model CAT (computer assisted test) mulai pukul 12.00 WIB. Dia selesai mengerjakan pukul 13.20 WIB atau lebih cepat 10 menit dari alokasi waktu yang diberikan panitia ujian.Putri Jokowi merupakan lulusan jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Solo. Adik Gibran Rakabuming Raka ini mendaftar di formasi Pemeriksa Pertama di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.Formasi ini membolehkan semua jurusan untuk mendaftar. Sebanyak 4 formasi diperebutkan oleh sekitar 2.500 pelamar.