Cak Imin Minta Pengusaha Dahulukan Hak Buruh, Baru Lunasi Utang ke Bank
Merdeka.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar berharap program stimulus ekonomi bagi pelaku usaha dimanfaatkan untuk memenuhi hak buruh terlebih dahulu. Sebab, para pekerja atau buruh banyak dirumahkan sampai di-PHK dampak pandemi virus corona atau covid-19.
"Stimulasi pemerintah untuk dunia industri harus tepat sasaran, karena yang butuh banyak tapi anggaran terbatas. Dan kita harap, bagi industri yang telah mendapat bantuan, ingatlah bahwa hak pekerja itu harus didulukan. Utang kepada pekerja adalah yang pertama harus dilunasi, baru utang kepada bank," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin dalam keterangannya, Jumat (1/5).
Cak Imin mengucapkan selamat Hari Buruh bagi semua buruh. Dia berharap ekonomi Indonesia segera pulih jika pandemi Covid-19 berakhir.
"Selamat Hari Buruh 1 Mei, tetap optimis ya teman-teman pekerja. Ekonomi insya Allah akan membaik dalam 2-3 bulan mendatang," ujar dia.
Dia mengaku memahami makna 1 Mei bagi para buruh saat menjadi Menakertrans era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat masih jadi menteri, Cak Imin mengaku memberikan kenang-kenangan kepada buruh dengan memperjuangkan batasan jam kerja.
"Saat saya menjadi Menakertrans saya pahami betul sejarah 1 Mei itu. Saat pekerja menuntut 8 jam kerja/hari untuk melindungi mereka dari eksploitasi bekerja tanpa batasan waktu. Akhirnya sampai kini 8 jam kerja menjadi standar global yang mengikat semua pihak," terang dia.
"Saya usul ke pak SBY tahun 2012, eh dikabulkan. Tahun 2013 diresmikan. Senanglah, jadi ada kenang-kenangan buat pekerja. Ada pengakuan eksistensi dan sejarah mereka. Penting ini secara sosial politik," tandas Cak Imin.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya