Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkap persoalan di sektor pertanian yang ditemui di wilayahnya terkait erat dengan dukungan permodalan. Dia memaparkan, dari outstanding kredit perbankan nasional yang mencapai kisaran angka Rp 3.702 triliun, hanya 5 persen yang disalurkan ke sektor pertanian yakni sekitar Rp 190-200 triliun.
"Tapi kalau dibuka lagi struktur kredit pertanian kita, dari Rp 190-200 triliun itu ternyata 60 persen kreditnya untuk sawit, bukan tanaman pangan," ungkap Azwar di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/2).
Kondisi penyaluran kredit pertanian yang seperti ini, lanjut Azwar, akan membuat sektor pertanian semakin tersendat. "Kalau itu yang terjadi maka petani tanaman pangan kita itu tidak akan maju, sementara sawit yang milik orang kaya itu akan terus gede," tegas Azwar.
Selain masalah permodalan, Azwar juga mengungkap persoalan lahan yang menjadi penghambat sektor pertanian pangan di wilayahnya.
"Yang kedua problem pertanian kita selain intensifikasi, obat, air, adalah lahan. Kita ini diskusi lahan gak selesai-selesai, karen lahan di Jawa akan dikonversi banyak untuk perumahan. Maka tadi saya usul kepada pak presiden bahwa kalau perlu dihentikan konversi lahan hutan ke sawit. Coba ribuan hutan yang dikonversi itu jangan ke sawit, ke tanaman pangan, selesai," tutur Azwar.