Bunuh diri karena depresi, Eko beri wasiat minta dibayarkan utang

"Saya ambil jaket, tolong bayarkan," tulis Eko.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Bunuh diri karena depresi, Eko beri wasiat minta dibayarkan utang
Bunuh Diri. shutterstock

Sebuah surat wasiat ditemukan polisi di lokasi bunuh diri Mahasiswa Universitas Negeri (UNM) Malang, Eko Setyo Budi (22) bunuh diri. Lewat surat tersebut, Almarhum minta Rere melunasi utang jaket yang baru dibeli dari teman di kampusnya."Saya ambil jaket, tolong bayarkan. Ambil uang di ATM saya Rp 50.000, nanti kekurangannya minta ke orang tua," demikian bunyi surat wasiat tersebut.Kanit Reskrim Polsek Pakis Ipda Ronny Margas mengungkapkan, surat wasiat tersebut ditemukan di depan kamar lantai 2. Suratnya ditulis tangan dan identik dengan tulisan Eko, hanya saja ukurannya lebih besar. Jenazah Eko pun langsung dibawa oleh keluarganya untuk dikebumikan di kota asal, Trenggalek.Eko tinggal di Perumahan Sawojajar 2 Jalan Kapimenda Nomor 21 IV Gang 11 RT 7 RW 17 Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dia tinggal bersama adiknya, Dwinta Rike Desiantari (Rere) yang masih duduk di Kelas XI SMA. Sementara orang tua mereka bekerja di PT Newmont di Sumbawa.Rere mengatakan, terakhir ketemu Eko saat pamit berangkat ke sekolah. Saat itu kakaknya mengaku akan kuliah siang hari. Seperti biasa, Rere sekolah naik angkot dan pulang sore hari.Eko yang kuliah di UNM Jurusan Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2013 itu ditemukan oleh adiknya gantung diri pada Rabu (25/2) pukul 18.30 WIB. Rere saat itu baru masuk rumah dan histeris karena melihat tubuh kakaknya dalam posisi menggantung di dapur.Eko gantung diri menggunakan kain stagen warna hijau milik ibunya. Kain itu dibelah menjadi dua yang kemudian dikaitkan dengan lehernya. Dari posisi lokasi, Eko diduga meloncat dari tangga.

Rekomendasi