Merasa bosan berangkat kerja dengan jalan kaki, Ari Gasita (20), nekat mencuri sepeda motor. Buruh bangunan di PT Pusri itu ditangkap polisi setelah korbannya masih ingat sepeda motornya yang dicuri pelaku dua bulan lalu.Pelaku mencuri sepeda motor itu saat terparkir di belakang PT Pusri Palembang dengan menggunakan kunci T pada September 2015. Dia beraksi bersama rekannya Medi yang masih buron. Motor itu rencananya dipakai sendiri oleh tersangka untuk memudahkan berangkat kerja."Bosan pak jalan kaki, mau beli belum punya uang. Makanya curi motor itu," ungkap tersangka Ari di Mapolsek Kalidoni Palembang, Jumat (27/11).Untuk mengelabui korban bernama M Andhika (23), sepeda motor yang dicurinya itu jenis Yamaha Mio Sporty nomor polisi BG 3967 OQ dia ubah. Sebelumnya motor tersebut berwarna merah dan diganti menjadi biru kuning dengan cara menggunakan stiker.Meski sudah diganti, ternyata korban masih mengetahui ciri-cirinya. Saat tersangka yang tinggal di Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang, itu pulang kerja mengendarai motor curiannya, korban langsung menyergapnya. Korban dengan beringas menghajar tersangka."Kemarin saya dipukuli pak, untung ada satpam Pusri yang selamatkan. Tapi saya malah dibawa ke kantor polisi," kata dia.Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Rachmat Syawal Pakpahan mengatakan, tersangka diamankan sekuriti PT Pusri usai dipergoki korbannya, Kamis (26/11) sore. Tersangka sebelumnya sudah dilidik anggota atas laporan curanmor dua bulan lalu."Kami selama ini tahu identitasnya, tinggal menangkapnya saja. Tapi keburu ditangkap korban. Korban masih ingat motornya meski sudah berubah warna," pungkasnya.
Bosan berangkat kerja jalan kaki, buruh PT Pusri curi sepeda motor
Pelaku mengaku mau beli sepeda motor tetapi belum punya uang.
Halaman Berikutnya
Tito Karnavian Sepakati Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana di Bener Meriah
Rekomendasi