Bersama Anak & Istri, Gubernur Riau dan Istri Jalan Kaki ke TPS

Lantaran pemilih pindahan dari Kabupaten Siak saat jadi bupati di sana, dia pindah ke Pekanbaru ketika terpilih jadi Gubernur Riau, Syamsuar dan keluarga hanya bisa nyoblos di tiga surat suara. Yakni, surat suara presiden dan wakil presiden, DPR RI, dan DPD RI.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Bersama Anak & Istri, Gubernur Riau dan Istri Jalan Kaki ke TPS
Gubernur Riau Syamsuar. ©2019 Merdeka.com

Gubernur Riau Syamsuar bersama istri Misnarni dan putra bungsunya Muhammad Zikri Bintani berjalan kaki menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 003 Jalan Petala Bumi, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Rabu (17/4). Mereka menggunakan hak suara di Pilpres dan Pileg serentak 2019.

Lantaran pemilih pindahan dari Kabupaten Siak saat jadi bupati di sana, dia pindah ke Pekanbaru ketika terpilih jadi Gubernur Riau, Syamsuar dan keluarga hanya bisa nyoblos di tiga surat suara. Yakni, surat suara presiden dan wakil presiden, DPR RI, dan DPD RI.

Syamsuar mengenakan kemeja putih dan celana panjang warna hitam dipadukan sepatu kets. Sementara, istrinya Misnarni mengenakan baju gamis dan jilbab warna coklat.

Di TPS tempat Syamsuar menggunakan hak pilihnya ada 178 orang pemilih. Rinciannya, 92 laki-laki dan 86 perempuan. Setelah menggunakan hak pilihnya, Syamsuar bersalaman dengan masyarakat yang sudah hadir dan sempat memberikan semangat kepada panitia di TPS 003.

"Alhamdulillah, proses penggunaan hak pilih berjalan lancar. Karena kami pindah memilih, jadi ada 3 kertas surat suara, Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, dan DPD RI," kata Syamsuar kepada wartawan.

Usai menggunakan hak pilihnya, Syamsuar bersama Forkompimda melakukan peninjauan ke sejumlah TPS di Pekanbaru. Dalam rombongan yang menggunakan bus Pemprov Riau itu, tampak juga Wakil Gubernur Riau Edy Nasution dengan Danrem 032/Wirabima dan Danlanud Roesmin Nurjadin.

Di TPS 003, Syamsuar berpesan kepada seluruh petugas pemilihan, agar bertugas sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku, serta menjaga amanah yang sudah diberikan masyarakat.

"Kepada masyarakat Riau, setelah ada hasil hitungan cepat, agar tidak terlalu bergembira dan euforia yang berlebihan," pinta Syamsuar.

Rekomendasi