Berencana naik vespa ke Italia, Andy disebut gila

Andy Ifriandi akan melakukan perjalanan panjang ke Italia dengan menggunakan vespa tua yang berusia 51 tahun.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Berencana naik vespa ke Italia, Andy disebut gila
Andy membawa vespanya ke Italia. merdeka.com/Andy Leeano

Andy Leeano (37) disebut gila oleh rekan dan sahabat-sahabatnya. Sebabnya, pria yang memiliki nama lengkap Andy Ifriandi itu akan melakukan perjalanan panjang ke Italia dengan menggunakan vespa tua yang berusia 51 tahun."Saya dibilang orang gila, tapi saya santai menanggapinya. Karena semua bentuk semangat dan motivasi," kata Andy saat berbincang dengan merdeka.com, Selas (29/5).Menurut pengakuan Andy, dirinya akan melakukaan perjalanan seorang diri. Dia benar-benar total akan melalui jalan darat sejak memasuki negara Malaysia sampai ke Italia.Jika kelak sampai Italia, Andy akan menghabiskan waktu untuk berwisata. Di sana, dia tidak lagi menggunakan vespa klasik yang berwarna telur asin itu. Dia akan tinggal bersama rekannya di Italia, yang kebetulan sudah dikenalnya beberapa waktu lalu.Tak hanya sekadar jalan, pria yang mengaku punya keahlian sulap ini akan melakukan pertunjukan di Italia. Dia akan memperlihatkan trik-trik yang selama ini dipelajarinya. Uniknya, dalam aksinya nanti dia mengenakan batik khas Yogyakarta dan blangkon."Perjalanan saya kali ini sekaligus bawa misi budaya dan pariwisata Indonesia ke tingkat dunia, makanya pakai batik dan blangkon dari Yogya. Tak hanya itu saat singgah ke kantor-kantor KBRI saya juga akan berbatik," katanya."Jadi ini sekaligus untuk mengharumkan nama Indonesia," tambahnya.Andy menambahkan, perjalanan ke negara asing sudah dilakoninya usai lulus dari bangku STM di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Jika dulu niatnya berpergian untuk mencari kerja di sekitar Asia, kini dia mulai berani melakukan perjalanan lebih jauh lagi ke Eropa tepatnya Italia untuk sebuah hobi."Saya ke Eropa mulai tahun 1996. Di Eropa saya nomaden, saya pindah-pindah negara, kalau visa di negara ini habis, maka saya pindah ke negara lainnya. Di Eropa saya pernah ke Inggris, Jerman dan Belanda. Hingga akhirnya tahun 2001 saya pulang ke Indonesia, dan buka usaha," beber Andy.Pada umumnya, orang yang touring apalagi lintas negara menggunakan mobil atau motor cc besar. Lalu apa alasan Andy memilih vespa tua, bukan vespa buatan terbaru yang saat ini sedang trend?"Saya suka tantangan, makanya saya pakai vespa. Kan orang jarang touring pake vespa, biasanya pake motor yang cc nya gede atau mobil. Dan saya pribadi tidak punya budget banyak untuk itu. Jadi ini perjalanan sederhana," ungkap pria kelahiran April 1975 ini.Dia berharap perjalanannya kali ini sukses dan tanpa hambatan. Tak hanya itu dia pun sudah bermimpi jika berhasil, akan menuangkan kisahnya ini dalam sebuah buku untuk sekadar berbagi pengalaman."Dan semua itu akan berhasil jika kita semangat, jujur dan tidak buat masalah di negara orang," tandasnya.Andy akan memulai perjalanannya pada tanggal 1 Juni mendatang. Dari Yogyakarta, dia akan dilepas Wali Kota Yogyakarta dan adik Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Rekomendasi